70 Calon Diplomat Muda Kunjungi Belitong

by -

*Bupati Kenalkan dan Promosikan Potensi Belitung

foto-B tengah 70 calon diplomat - Copy

Foto : Ade/be

Direktur Sekolah Dinas Luar Negeri Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Spica A Tutuhatunewa (kiri) memberikan plakat cinderamata kepada Bupati Belitung

TANJUNGPANDAN-Meningkatnya pamor Pulau Belitong sebagai destinasi wisata, nampaknya bukan isapan jempol. Buktinya, selain sejumlah grup dari perusahaan, asosiasi profesi dan organisasi, kini giliran Kementerian Luar Negeri RI memilih Pulau Negeri Laskar Pelangi ini sebagai lokasi untuk memantapkan kemampuan diri para diplomat muda.

Sebanyak 70 orang calon diplomat muda Indonesia menjelajahi pulau Belitong selama lima hari. Mereka datang ke Belitung Senin (23/11), kemairn hingga tanggal 26 November 2015 mendatang. Saat tiba di Belitung, rombongan melakukan audiensi dengan Bupati Belitung Sahani Saleh.

Direktur Sekolah Dinas Luar Negeri Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Spica A Tutuhatunewa mengatakan, di Belitung para calon diplomat ini akan melakukan berbagai kegiatan. Mereka berkunjung ke SDN 2 Badau, SDN 4 dan 5 Damar Belitung Timur. Selain itu, ada kegiatan berkunjung ke tempat wisata seprti ke Batu Mentas, pelepasan Tukik dan penanaman karang/ koral di pantai sekitar Pulau Kepayang.

Di Belitung mereka mengaplikasikan ilmu hasil diklat selama diperoleh di sekolah. Yaitu, diplomasi untuk rakyat yang menjadi fokus. “Mereka tadi sudah ke SD 2 Badau. Kita bagi ke masing-masing untuk mengenalkan apa itu diplomat,” kata Spica di Ruang Sidang Pemda Belitung, Senin (23/11) kemarin.

Para peserta merupakan lulusan berbagai jurusan dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia seperti hubungan internasional, hukum, sastra, ekonomi dan komunikasi. Mereka baru saja menyelesaikan diklat Sekdilu selama kurang lebih enam bulan.

Bulan Desember nanti mereka akan ditugaskan untuk magang di 21 negara di luar negeri selama sebulan. “Makanya mereka harus banyak mengetahui tentang daerah mereka sendiri. Karena mereka di sana membawa Indonesia,” jelasnya.

Sementara Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) mamaparkan potensi di Belitung yang terdiri dari sektor pariwisata, kelautan perikanan dan perhubungan. “Sekarang Belitung lagi fokus ke Kawasan Khusus Ekonomi Pariwisata,” kata Sanem dalam paparannya.

Sanem juga berharap Belitung juga dibantu melalui diplomat muda Indonesia. Sanem menyebut banyak potensi Belitung. Mulai dari Tambang Timah hingga mineral ikutannya. Juga potensi harta karun bawah laut. “Belitung ini dulunya jalur sutra. Jadi di sini di Selat Gaspar banyak kapal dari China yang tenggelam,” tukasnya.(ade)