9 Mobnas Pemkab Dipinjamkan DPRD

by -

* Para Kabag Penerima Mobnas Terpaksa Kehilangan Fasilitas Sementara

TANJUNGPANDAN-Pengadaan mobil Fraksi anggota DPRD Belitung yang sempat dianggarkan pada pembahasan APBD tahun 2014 lalu, hingga kini belum dimunculkan oleh pihak eksekutif, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung. Karena itu, sembari menanti anggaran perubahan APBD 2015, Pemkab melalui Bagian umum memberi pinjaman mobil dinas sejumlah Kepala Bagian di SKPD Pemkab kepada fraksi-fraksi di DPRD.
“Kami (DPRD Belitung,red) sudah menganggarkan pengadaan mobil Fraksi anggota DPRD kepada pihak Pemkab, namun ternyata mobil Fraksi itu tidak dimunculkan,” terang Ketua DPRD Kabupaten Belitung Taufik Rizani kepada Belitong Ekspres Selasa (24/2) kemarin, usai menggelar Rapat Paripurna DPRD, Selasa (24/2), kemarin.
Taufik mengatakan, alasan pihak eksekutif pemerintah Kabupaten Belitung, baru akan bisa dianggarkan dalam anggaran APBD Perubahan tahun 2015. “Sementara, mobil fraksi memang sudah tidak memungkinkan lagi,” ucapnya.
Politikus Fraksi PDIP ini menyatakan, Bupati dan bagian umum sudah menyampaikan kepada Fraksi DPRD Belitung untuk pinjam pakai mobil dinas Kabag di Pemda. Sambil menunggu proses pengadaan mobil dinas yang baru. “Karena memang kemarin pada tahun sebelumnya juga sudah dianggarkan. Hanya saja, sampai sekarang belum ada. Jadi, mobil Kabag lah yang dipakai untuk sementara,” kata Taufik.
Sementara itu, berdasarkan penelusuran Belitong Ekspres Selasa (24/2) kemarin, nampak terlihat sembilan unit mobil plat berwarna merah milik Pemda sedang terparkir di belakang halaman Kantor DPRD Belitung.
Plt Sekertaris Dewan Kabupaten Belitung B Maya Hasibuan, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya hal tersebut. Ia mengakui, sudah membuat berita acara pengadaan mobil Fraksi milik Kepala Bagian (Kabag) Pemerintah Kabupaten Belitung. “Karena mungkin sudah mendesak untuk fasilitas kunjungan mereka (anggota DPRD, red) ke masing-masing dapil.  Apalagi, memang sudah jelek sekali fasilitas mereka untuk ketemu dengan masyarakat,” kata Maya.
Lanjut maya, anggota DPRD tugasnya adalah untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Karena itu, wibawa mereka perlu dijaga. “Memang ada sejumlah anggota DPRD yang sering mengeluhkan mobil mereka yang tak layak lagi untuk dipakai bertemu dengan konstituen mereka,” beber Maya.
Sejak dibentuknya Badan Kehormatan (BK) DPRD Belitung,kata Maya, tak sedikit anggota DPRD berdatangan menemui dirinya dan mengeluhkan kondisi mobil mereka tersebut. “Bahkan, saya langsung memperlihatkan kepada mereka (anggota DPRD,red) suratnya yang sudah di-acc (setujui,red) oleh Pak Bupati. Agar mereka lebih percaya dan yakin.” tutupnya.
Ditanya, apa ada kaitannya dengan posisi tawar (bargaining) kepentingan antara legislatif dan eksekutif? Maya, menjawab, ia tak tahu akan hal itu. “Ya, itu gak taulah. Mungkin saja, mereka (pihak eksekutif,red) mau mengajukan pengadaan mobil dinas yang baru. Itu bisa jadi. Soalnya, anggota DPRD sudah tak sabar menunggu lagi,” tutup Maya.(mg2)