Aan Minta Jangan Panik, Pasien Diduga Suspect Corona Kondisinya Baik

by -
Wabup Beltim Minta Jangan Panik, Pasien Diduga Suspect Corona Kondisinya Baik

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Wakil Bupati Beltim Burhanudin meminta masyarakat tidak terlalu panik menyikapi pemberitaan dugaan suspect virus Corona yang muncul di media massa. Sejauh ini, Dinas Kesehatan dan pihak RSUD Beltim masih melakukan pemantauan terhadap pasien yang sedang ditangani.

“Intinya ini kan masih dalam proses pemantauan dari pihak kesehatan dan kita menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak terlalu panik. Tadi juga masih dalam konteks pemantauan dari Rumah sakit dan kita minta masyarakat tidak panik mendapatkan informasi ini,” ungkap Burhanudin saat memimpin rapat mendadak di teras Kantor Bupati Beltim, Ahad (14/3).

Hadir mengikuti rapat, Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja, Wakapolres Beltim Kompol Bambang Malaisiantoro, Asisten I Setda Beltim Haidir Lutfi, Asisten II Setda Beltim Sayono, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Yulhaidir, Direktur RSUD Beltim dr. Cahyo, dan OPD teknis terkait.

“Pemda saat ini sedang mengupayakan pencegahan dan penindakan terhadap penyelesaian masalah ini berkoordinasi dengan pihak Provinsi maupun pihak pusat,” sebut Wakil Bupati Beltim yang karib disapa Aan.

Sedangkan mengenai kondisi pasien yang diduga suspect virus Corona di RSUD Beltim, Burhanudin memastikan kondisi pasien dalam keadaan baik namun berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP).

“Beliau ini seorang pendeta yang secara fisik di rumah sakit masih normal, sehat. Masih dalam pemantauan, karena itu baru diduga saja. Karena itu kami mohon kepada masyarakat jangan berpendapat atau menambah isu karena ini masih dipantau,” tegas Aan.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Beltim meminta masyarakat tetap tenang. Dinas Kesehatan memastikan, pasien yang dirawat inap di RSUD Beltim dalam keadaan cukup sehat meskipun direncanakan akan dirujuk ke RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan.

“Beliau (pasien) memang ada batuk pilek cuman kondisinya karena masih bisa mengendarai motor berarti bagus. Cuman kita harus menampung karena dia pernah ada kontak erat dan beliau punya riwayat batuk pilek,” ujar Kasi Surveilens pada Bidang P2P Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Beltim, Herlina ketika ditemui usai rapat bersama di kantor Bupati Beltim. (msi)

Editor: Yudiansyah
Reporter: Muchlis Ilham