Abdul Rani Rasjid Siap Mengabdi untuk Indonesia 1

by -
Abdul Rani Rasjid Siap Mengabdi untuk Indonesia 1
Abdul Rani Rasjid (AAR)

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Abdul Rani Rasjid (ARR) pria kelahiran Tanjungpandan, Belitung, layak diperhitungan untuk memimpin Indonesia kedepan. Ini dibuktikan dengan berbagai pengalaman kerja yang selama ini ia lakukan.

AAR merupakan putra dari pasangan Rasjid Mamat (Almarhum) dan Rodiah Talip usia 94 tahun. Rasjid Mamat merupakan pensiunan PT Timah sebagai perawat di Rumah Sakit Hospital yang sudah meninggal pada usia 57 tahun. Pria ini memulai pendidikan di pulau yang terkenal akan biji timahnya, di bangku SD dengan predikat lulus terbaik.

Kemudian ia melanjutkan pendidikan SMEPN dan SMEA Koksi Tanjungpandan. Berbekal dorongan serta doa orang tuanya, ia melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Di Bandung dengan suasana kota yang asri menjadi pilihannya, dia mengambil Jurusan Akuntansi di Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Bandung.

Istrinya Ratna Djatnika yang merupakan Alumni Fakultas Hukum (FH) UniversitasIndonesia (UI) bekerja sebagai Notaris & PPAT di Jakarta Selatan, sangat mendorong Rani sapaan karibnya untuk berkiprah serta mendidikasikan diri untuk menjadi orang nomor satu di Republik Indonesia.

Buah dari pernikahan Rani dengan Ratna melahirkan putrid cantik nan ayu bernama Adrita Rani, yang menamatkan pendidikan Strata 1 (S1) dan Strata 2 (S2) di Fakultas Hukum (FH) Universitas Indonesia (UI) dan bekerja sebagai Notaris & PPAT di Kabupaten Karawang. Adrita Rani bersuamikan Catur Wirawan Wijiutomo yang juga merupakan (kandidat doktor) di Institut Teknologi Bandung (ITB) bekerja sebagai Dosen PTS Bandung.

Pria religius ini juga sudah sangat paham akan kondisi Indonesia saat ini. Itu dibuktikan dengan segudang pengalaman kerja baik di dalam negeri maupun luar negeri. Dari mulai bekerja di Kantor Akuntan Publik di Bandung dan Jakarta selama 8 tahun.

Abdul Rani Rasjid juga seorang Akuntan Senior Indonesia dengan register Negara D 2557 19 tahun berkiprah di Bank Pemerintah. Dengan demikian ia sangat mengetahui secara mendalam mengenai sistem keuangan pemerintah dan korporasi. Sebab, ia menjabat Direktur Keuangan di lingkungan Departemen Pemerintah, bertugas mereorganisasi salah satu Bank Pemerintah tersebut.

Saat ini, Rani juga Pimpinan Kantor Jasa Akuntansi SK Menkeu RI, Pimpinan Agent Property. Selain itu, ia mengajar di lingkungan pendidikan tinggi sebagai Dosen 2 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan jam terbang sudah 40 tahun dengan pangkat lector kepala sudah 12 tahun. Termasuk mentraining 6000 karyawan bank pemerintah di seluruh Indonesia dalam dan luar negeri, merampingkan 6000 karyawan bank menjadi 4000 karyawan.

Rani yang mempunyai Cucu bernama Baro Adrito Wijiutomo usia 4,5 tahun ini juga tak kalah hebatnya. Pengalaman kerja di luar negeri juga sudah mumpuni dibuktikan dengan menjadi Consultan Booz Allen & Hamilton yang berpusat di New York USA selama 5 tahun dengan tugas khusus. Dengan kata lain Abdul Rani Rasyid ini adalah seorang yang multitalenta dalam segala hal, serta putra Kelahiran Belitung Indonesia yang terbaik.

Maka dari itu, tak salah kiranya dia layak untuk disandingkan dengan tokoh-tokoh nasional lainnya untuk menjadi Kandidat Presiden Indonesia 2024 mendatang. Adapun daftar kekayaan Abdul Rani Rasyid terdiri dari sebuah rumah yang berlokasi di Dukuh Zamrud Bekasi bernilai Rp 280 juta, mempunyai kendaraan Toyota Vios tahun 2006 senilah 35 juta dan tabungan yang saldonya di bawah sejuta rupiah tiap bulannya. Saat ini Rani dan Istri menempati rumah anaknya di Jakarta Selatan.

Hasil beberapa polling pasangan kandidat presiden dan wakil presiden yang rutin dia lakukan cukup mengejutkan. Saat ini polling ke 93 periode tanggal 23 sampai dengan 27 Januari 2021, pasangan Abdul Rani Rasjid – Syaifullah Yusuf menempati posisi 1 dengan 85%, Jusuf Kalla – Anies Baswedan 9%, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno 4% danPuan Maharani – GanjarPranomo 2%.

Pada suatu kesempatan Rani juga menyampaikan beberapa pandangan serta gagasannya untuk merubah dan membangun Indonesia meraih mimpi yang sempurna, dan tidak salah jikalau partai politik meminang dua untuk menjadi Presiden Republik Indonesia 2024. (ARR/ADV)