Ada Oknum Lanal Dekat Penampungan Sapi Curian

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

SUNGAILIAT-Pencurian 3 ekor sapi di Belinyu yang dilakukan Hadiwinarno alias Nano (32) dan Mursalim alias Mur (45) warga nelayan 1 Sungailiat bersama 3 orang rekannya yang kini masih buron, diduga melibatkan anggota Lanal Babel berpangkat Kopral inisial Tr. Bahkan, Kamis sore (23/4), beberapa anggota Pomal Lanal Babel sempat terlihat berada di ruang Buser Polres Bangka, saat 2 pelaku pencuri sapi itu berhasil diringkus.
Kapolres Bangka. AKBP Sekar Maulana.,S.Ik melalui Kapolsek Belinyu Kompol Joko Triyono,. S.Ik membenarkan pada saat polisi meringkus kedua tersangka pencuri sapi di Kampung Nelayan 1 Sungailiat, ada oknum Lanal Babel sedang berada disana. “Untuk kasus pencurian 3 ekor sapi itu, setelah kita mendapatkan informasi keberadaan 3 ekor sapi itu berada di Kampung Nelayan 1 Sungailiat. Selanjutnya,anggota kita bersama Buser Polres Bangka mendatangi TKP. Pada saat di TKP, ada oknum anggota AL berada disitu. Setelah ditanya dan diinterogasi, untuk sementara dicurigai saja. Tapi untuk keterlibatannya belum ada,”ujarnya.
Atas hal tersebut, Polsek Belinyu menyerahkan sang oknum anggota Lanal Babel itu kepada Pomal Lanal Babel. “Jadi dia hanya sebatas dicurigai. Anggota AL itu berada disitu kenapa berada di tempat sapi yang ditemukan anggota kita di Kampung Nelayan. Setelah itu kita bawa ke Polres lalu serahkan ke pihak Pomal. Karena itu ranahnya ranah hukum militer. Jadi Pomal yang punya wewenang, jadi kita serahkan ke pihak Pomal,”tambahnya.
Saat ditanya, apakah sang oknum anggota Lanal tersebut terlibat dalam pencurian sapi itu. Joko menegaskan tidak. Karena berdasarkan keterangan yang diperoleh dari sang oknum, dia berada disana sedang bisnis besi buruk dengan pengepul besi buruk yang ada di daerah tersebut.
Ditambahkan, Kanitreskrim Polsek Belinyu, Bripka Defriansyah pada saat ditangkap, oknum TNI AL itu masih memakai celana dinas. “Dari lima pelaku yang terlibat dalam pencurian sapi, baru tiga orang pelaku yang berhasil kami amankan termasuk barang bukti sapi hasil pencurian pelaku, kedua pelaku lainnya masih dalam pengejaran kami,” katanya.
Dia mengatakan, atas tindak pidana yang dilakukan oleh para tersangka, pihaknya menjerat dengan pasal 363/KHUP tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman hukuman selama tujuh tahun penjara. Menurut keterangan salah satu tersangka, Nano mengatakan keterlibatan dirinya dalam kasus pencurian sapi yang telah merugikan pemiliknya sebanyak Rp35 juta,hanya sebatas membawa sapi disuruh salah satu pelaku ke lingkungan Nelayan Sungailiat.”Saya hanya disuruh mengantar sapi oleh salah satu pelaku kejahatan itu,” katanya dengan tidak menjelaskan nama pelaku yang dimaksudkan.
Sementara Danlanal Babel, Kolonel Laut (P) Hendra Kusuma saat dikonfirmasi membantah keras jika anggotanya terlibat pencurian sapi yang ada di Belinyu tersebut Kamis tersebut.”Saya tegaskan tidak ada anggota Lanal Babel yang terlibat pencurian sapi,”bantahnya.(rif/ant)

Baca Juga:  Literasi Harus Mampu Menjawab Tantangan Reformasi Industri 4.0

Tags:
author

Author: