Air Saga Buat Beberapa Program Desa

by -

TANJUNGPANDAN-Kepala Desa Air Saga Abdul Halim Bahari mengatakan, untuk meningkatkan kesejahteraan warga dan kemajuan desa, ada beberapa Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKPDes) yang sudah terealisasi dan dalam proses pengerjaan.

“Untuk tahun ini ada yang sudah selesai dan ada yang sedang dalam pengerjaan,” ujar Abdul Halim pada Belitong Ekspres selasa (8/11) kemarin di kantor Desa Air saga jalan air saga.

Halim menjelaskan, untuk program pembangunan insfrastruktur yang sudah berjalan seperti pembangunan drainase, jalan rabat beton, pagar polindes, pagar posyandu, pagar lapangan bola. Khusus untuk drainase sebagaian masih dalam pelaksanaan.

Dijelaskan, untuk kegiatan Pemberdayaan Masyarakat sendiri, yang sudah berjalan yaitu, pelatihan RT, pelatihan perangkat desa, pelatihan pembuatan abon kepiting, dan sosialiasi masalah narkoba untuk kenakalan remaja. “Namum yang belum terlaksana Pelatihan budi daya lele, inshallah mungkin akan dilaksanakan minggu depan,”jelasnya

Menurut Halim,  untuk Desa Air Saga sektor unggulanya masih pada sektor nelayan dan petani. Sebab, kebanyakan warganya bekerja sebagai nelayan. Lantas, dari UMKM desa ada pembuat kerupuk. Pembuatan Belacan dan menjahit. “Untuk RKPDes yang berjalan untuk tahun 2016 akan dilakukan Musyawah desa (Musdes) pada malam ini (kemarin,Red),” katanya.

Kata Halim, masalah yang dihadapi desa yaitu permasalahan rumah layak huni dan lokasi untuk tempat pembungan sampah. Tahun ini ada 16 yang mengajukan dan baru terrelisaasi tiga rumah. Tapi, ada penambahan lagi sebanyak dua rumah jadi ada sisa 15 secara keseluruhan yang belum terrealisasi.

” Kebanyakan dari penggajuan gak ada SKT (surat keterangan tanah). Ini proyek (pembangunan rumah layak huni) dari Kecamatan. Lantas, untuk pembangunan tempat sampah sudah tidak ada lokasi lagi,” ungkapnya.

Halim menghimbau,supaya dapat menjalankan Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta tidak membuang sampah di saluran air atau got mengingat cuaca memasuki musim penghujan.
“Ada surat dari kecamatan untuk antisipasi masalah banjir dan sudah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat supaya jangan sampai ada sampah di got atau saluran air,” pungkasnya.(mg1)