Ajaran ISIS Harus Diwaspadai

by -

*Dandim Ingatkan Ancaman Bisa Masuk di Manapun

TANJUNGPANDAN-Pulau Belitung, belum bisa dipastikan aman dari ancaman gerakan ISIS (Islamic State Of Iraq and Syria) yang terang-terangan dilarang negara. Demikian diungkapkan Dandim 0141 Belitung Letkol Arh Marthen Verni Rorintulus, kepada Belitong Ekspres Kamis (2//4) lalu.
Dandim mengatakan, Indonesia ini merupakan kepulauan yang luas. Apapun ajaran ataupun aliran tertentu dapat masuk dengan mudah. Salah satunya ajaran ISIS yang kini menjadi musuh bersama masyarakat, tak hanya Indonesia, bahkan masyarakat dunia. Menurut Dandim, target mereka adalah, Pulau-pulau kecil yang justru pengetahuan agamanya minim.
“Di situ (pulau-pulau kecil,Red) mereka dapat masuk, dan mempengaruhi pemuda untuk berjihad, dengan cara yang salah,” ujar Dandim.
Untuk mencegah hal tersebut tidak terjadi, dirinya menghimbau kepada masyarakat maupun orang tua, terutama guru, agar memberikan bimbingan agama yang lebih baik. Khususnya, bagi para pemuda. “Jika ada hal-hal yang mencurigakan harus lapor ke pihak berwajib,” pintanya.
Dandim menambahkan, dirinya komitmen untuk memerangi ajaran tersebut. TNI siap bekerja sama dengan Kepolisian untuk memberantas ajaran yang diduga sesat ini. “Saya optimis, jika di Belitung ada ajaran tersebut, maka akan mudah terdeteksi,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara melalui Plt Kasat Intelkam Polres Belitung Iptu Ponijan mengatakan, pantauan polisi tentang adanya ajaran tersebut di Belitung nihil alias tidak ada.
“Saat ini Belitung, masih kondusif. Belum ada indikasi ajaran tersebut, masuk ke Belitung,” ujar Iptu Ponijan kepada Belitong Ekspres, Minggu (5/4) dini hari kemarin.
Polisi akan melakukan tindakan tegas, jika ajaran tersebut masuk ke Belitung. “Kami tidak main-main, jika ajaran itu ada di Belitung maka kami akan tindak tegas,” katanya. (kin)