Akhir Maret Ini, Formasi CPNS 2021 Diumumkan!

by -
Akhir Maret Ini, Formasi CPNS 2021 Diumumkan!
Menpan-RB, Tjahjo Kumolo.

Honorer Guru Agama Masuk PPPK

belitongekspres.co.id, KEMENTERIAN Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) memastikan, akan membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk tahun 2021.

Berdasarkan data Kemenpan-RB, ada 711.627 formasi yang akan dibuka. Dari jumlah formasi yang dibuka tersebut, ada 74.384 yang dialokasikan untuk instansi pusat. Dengan perincian 65.829 formasi untuk 56 kementerian/lembaga dan sisanya 8.555 formasi untuk delapan sekolah kedinasan.

Sementara itu untuk pemerintah daerah alokasi untuk rekrutmen CPNS dan PPPK berjumlah 637.243. Dengan perincian 530.149 untuk guru PPPK, 21.741 untuk PPPK non guru, dan 85.353 untuk CPNS.

“Pengumuman resmi formasi yang dibuka pada seleksi CPNS dan PPPK ini akan disampaikan akhir Maret 2021. Jadi, kami akan mengumumkan kementerian ini apa yang dibutuhkan, apa saja, guru apa saja dan tenaga penyuluh apa saja,” Menpan-RB, Tjahjo Kumolo di Jakarta, Kamis (18/3/2021).

Dapat disampaikan, bahwa jumlah formasi yang akan dibuka pada seleksi CPNS dan PPPK tidak akan mencapai kebutuhan yang ditetapkan yakni 1,3 juta. Hal ini disebabkan oleh tidak semua instansi mengusulkan kebutuhannya secara maksimal.

“Salah satunya yaitu untuk formasi jabatan PPPK guru yang hanya masuk sekitar 500.000 usulan kebutuhan dari pemerintah daerah,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Kemenpan-RB, Teguh Widjinarko.

Teguh menyebutkan, ada dua hal yang menyebabkan usulan kebutuhan ASN tidak maksimal. Pertama, adaanya pergantian kepala daerah dan kedua belum yakin ada anggaran yang disediakan oleh pusat. “Jadi takut terbebani anggaran,” pungkasnya.

Honorer Guru Agama

Di sisi lain, Kemenpan-RB juga menyatakan, bahwa honorer guru agama akan dimasukkan dalam formasi guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang dibuka tahun 2021.

Menpan-RB, Tjahjo Kumolo memastikan, bahwa guru agama termasuk dalam formasi guru PPPK yang dibuka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). “Sudah kita masukkan. Kemendiknas (Kemendikbud) sudah setuju,” kata Tjahjo.

Kendati demikian, kata Tjahjo, penentuan alokasi formasi guru agama ada di tangan Kementerian Agama (Kemenag). Karena itu, Tjahjo meminta agar Kemenag mengalokasikan kebutuhan formasi guru agama tersebut. “Sekarang bola ada di tangan Kementerian Agama. Karena guru-guru agama ada di Kementerian Agama. Silahkan, sudah dialokasikan,” ujarnya.

Tjahjo menjelaskan, alokasi PPPK untuk honorer guru agama ini bukanlah alokasi yang ditetapkan sejak awal. Namun, slot yang tersedia dari satu juta guru PPPK Kemendikbud yang belum terpenuhi. Sebab, usulan kebutuhan guru oleh pemerintah daerah tidak mencapai satu juta guru.

“Pak Menteri (Mendikbud) sudah mengalokasikan karena masih ada yang belum tercukupi. Oke, dialokasikan buat Kementerian Agama. Jumlahnya berapa? Bisa kita sinkronkan,” pungkasnya. (der/fin)