Akhir Maret Raskin Disalurkan ke 3.746 RTM

by -

MANGGAR – Akhir Bulan Maret 2015 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) akan segera membagikan beras miskin (raskin) bagi Rumah Tangga Miskin (RTM) yang ada di Kabupaten Beltim.

Pembagian raskin program pemerintah pusat ini akan dilakukan langsung di setiap kantor kepala desa. Saat ini, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Beltim sedang menunggu Surat Perintah Alokasi (SPA) ditandatangani oleh Bupati Beltim agar dapat segera ditindak lanjuti.

“Kalau untuk data masyarakat RTM kita sudah punya, namun ini masih data dari tahun 2011 yang lalu. Data ini sudah diverifikasi dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (PNP2K). Tahun 2015 ini kita kembali akan validasi data sesuai dengan pedoman raskin 2015,” ungkap Kepala BPMPD Ikhwan Fahrozi kepada wartawan, Rabu (4/3) kemarin.

Ikhwan menyebutkan tahun 2015 ini sebanyak 3.746 RTM Sasaran di Kabupaten Beltim akan mendapatkan raskin, dengan total beras yang dialokasikan mencapai 674.280 kg. Setiap RTM akan mendapatkan raskin sebanyak 15 kg tiap bulannya.

“Setelah SPA kita terima, kita akan segera mengecek kondisi ketersedian dan layak apa tidaknya beras yang ada di Bulog (Badan Urusan Logistik). Jika stok ada dan kita anggap beras layak, maka akan kita minta Bulog untuk mendistribusikan ke desa-desa. Dan khusus untuk Bulan Maret 2015 ini kita akan membagikan raskin sebanyak 3 kali,” ujar Ikhwan.

Ikhwan menambahkan alokasi warga untuk raskin tidak bisa dikurangi atau ditambah, mengingat setiap kabupaten/ kota di Indonesia sudah dijatah sesuai dengan kouta masing-masing.

“Jika ada warga kita yang pindah atau meninggal bisa kita ganti dengan keluarga lain. Namun selebihnya kita tidak bisa menambah atau mengurangi kouta yang sudah ada,” jelas Ikhwan.

Sementara itu, Bupati Beltim Basuri T Purnama saat dikonfirmasi menyatakan, Ia sudah menandatangani SPA yang diminta untuk mengeksekusi pembagian raskin. Ia berharap masyarakat akan segera dapat memperoleh raskin secepatnya.

“Sudah saya tandatangani SPA-nya. Kalau bisa proses secepatnya. Soalnya sekarangkan harga kebutuhan banyak yang naik, mudah-mudahan dengan adanya raskin ini dapat sedikit mengurangi beban masyarakat,” kata Basuri.

Basuri juga menyatakan masyarakat tidak perlu khawatir jika beras raskin kondisinya kurang layak untuk konsumsi mengingat Bulog akan mengganti berasnya. “Jangan khawatir, sebelum dibagikan kita juga cek. Jika di lapangan pada saat pembagian masyarakat memperoleh beras yang kurang layak, silahkan adukan ke TKSM atau kepada saya. Nanti Bulog akan menggantinya,” ucap Basuri.

Raskin merupakan subsidi pangan dalam bentuk beras yang diperuntukkan bagi rumah tangga berpenghasilan rendah sebagai upaya dari pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan dan memberikan perlindungan sosial pada rumah tangga sasaran. Program bantuan pangan bersyarat pemerintah berupa penjualan beras di bawah harga pasar kepada penerima tertentu ini sudah berjalan sejak tahun 2003. (feb)