Akhirnya Timbun Galian ‘Maut’

by -

MUNTOK – Setelah banyak mendapat tekanan akibat banyaknya korban hingga hilangnya nyawa di galian ‘maut’ PDAM di Muntok Bangka Barat, akhirnya pihak kontraktor, CV. Andryan Kurnia menimbun lubang yang menganga di galian tersebut.
Memang, lubang itu sendiri tidak terlalu besar, kira-kira 20 cm namun akibatnya yang luar biasa. Tidak sedikit pengguna jalan yang mengalami kecelakaan di situ, bahkan memakan korban jiwa baru-baru ini. CV. Andryan Kurnia sendiri mendapat proyek itu dengan total anggaran Rp. 2,27 miliar.
Kata salah seorang warga, Lena (40) warga Muntok sebenarnya banyak bekas galian pipa di badan jalan yang dianggap berbahaya bagi pengguna jalan dan sudah lama dikeluhkan oleh warga sebagai pengguna jalan, karena mereka menganggap itu rawan kecelakaan.
Anak-anak kecil yang bersepeda sering terjatuh di bekas galian pipa. Parahnya lagi bekas galian PDAM bukan hanya satu tetapi banyak hampir terjadi karena berjarak 500 meter setiap lubang dan dibiarkan berbulan-bulan.
“Dan semuanya ditimbun alakadar tidak mementingkan keselamatan pengguna jalan,” keluh Lena.
Setelah adanya kecelakaan dan menelan korban jiwa itulah baru ada gerakan dari pihak kontraktor untuk menimbun lubang-lubang menganga, padahal sebelumnya kata Lena lubang-lubang itu tidak digubris.
Dari pantaun Babel Pos, ada beberapa pekerja dengan berseragam biru laut dan celana panjang biru tua yang sibuk menimbun jalan menggunakan alat cangkul. Namun mereka menolak untuk ditanya dengan alasan tidak tahu mengapa bekas galian baru ditimbun. (par)