Aksi Jambret Terbukti Benar

by -

*Korban Sudah Mengaku, Pelaku Gunakan Yamaha MX Biru

 

foto B- HLFoto B tengah 1: ainul yakin/be
Korban penjambretan, Santi (kanan) beserta anaknya Ratna.

BADAU-Dugaan aksi pejambretan, bukan pembegalan seperti diberitakan sebelumnya, ternyata benar-benar terjadi. Korban yang sebelumnya enggan untuk melapor ke Polisi, berhasil ditemui Belitong Ekspres di kediamannya, Kamis (16/4), pagi, kemarin. Korban mengaku memang benar menjadi korban penjambretan di Jalan Tanjungpandan-Badau, tepatnya di jalan memasuki Dusun Aik Mungkui, Tanjungpandan, Senin (13/4), siang sekitar pukul 12.30 WIB.
Berdasarkan informasi yang diterima BE,  korban diketahui bernama Sri Santi (40) warga DM Gersik RT 08 RW 3 Kecamatan Badau. Dia bercerita, saat itu dirinya pulang dari Tanjungpandan menuju ke kediamannya di Badau. Saat kejadian korban diboncengkan putrinya yang, Ratna Sari (21).
Setiba di lokasi, lanjut Santi, dirinya dihampiri seorang lelaki tak dikenal mengunakan Yamaha Yupiter MX warna biru. Setelah itu, pelaku berusaha mengambil tas milik korban. Mengetahui hal tersebut, korban terkejut dan berusaha mempertahankan tas miliknya.
Namun naas, tas yang berisi satu handpone, uang tunai sekitar Rp 300 ribu, serta beberapa surat penting dibawa kabur pelaku. Setelah mendapatkan barang-barang tersebut, pelaku langsung melarikan diri, ke arah Badau.
Santi mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Menurutnya, pada saat itu kondisi sekitar lokasi sangat sepi. Dijelaskan,  sebelum melintas di lokasi, dia sempat merasa diintai oleh dua orang yang tak dikenal.
“Sebelum saya melintas di lokasi, ada dua orang yang mengintai kami. Mereka sebanyak dua orang, dia berboncengan menaiki motor bebek warna putih susu,” ujar Santi didampinggi anaknya, Kamis (16/4) di kediamannya, kemarin.
Akibat peristiwa ini, korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 2 juta. Selain itu, atas kejadian ini, dirinya mengalami luka lecet serius di bagian tangan, kaki dan punggung korban akibat terjauh dari motor. Sementara itu, anak korban hanya mengalami luka lecet di bagian kaki.
“Polisi sudah datang ke rumah untuk melihat kondisi saya. Menurut polisi, saat ini pihaknya mencari ciri-ciri orang yang telah menjambret tas saya,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolsek Badau AKP Teguh Setiawan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, Kapolsek mendapat laporan tersebut dari anggota. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pencarian terhadap pelaku.
“Saya sudah turun langsung ke lapangan. Selain itu, saya sudah menjenguk korban di kediamannya. Ini merupakan tanggungjawab kami, apalagi korban merupakan warga Badau,” ujar Kapolsek kepada Belitong Ekspres kemarin.
Setelah kejadian ini, Polisi khususnya Polsek Badau, terus memantau lokasi-lokasi yang dianggap rawan terjadinya tindak pidana kriminal. Kapolsek menghimbau, kepada masyarakat khususnya Ibu-ibu saat berpergian.
“Jangan membawa benda-benda berharga, yang bisa menyebabkan orang nekat berbuat kriminal. Selain itu, jika berpergian sendirian, usahakan melintas lewat jalan yang ramai (ada aktifitas banyak orang,Red). Jika mengetahui hal-hal yang mencurigakan, langsung lapor Polsek terdekat,” pungkasnya.(kin)