Alamak! Ganteng-Ganteng Pencuri

by -
Alamak Ganteng Ganteng Pencuri
Alamak Ganteng Ganteng Pencuri
Tersangka GN alias Agun, diamankan berikut barang bukti uang tunai Rp 53 juta, linggis, jas hujan, obeng dan sepeda motor

Gasak Uang Milik Mantan Bos

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – SatReskrim Polres Belitung mengamankan pelaku pembobol gudang pakan ternak CV. Rajawali Mandiri Jaya yang beralamat di Jalan Air Serkuk, Tanjungpandan. Pelakunya adalah GN alias Agun, mantan karyawan perusahaan tersebut.

Pemuda 24 tahun yang berwajah ganteng itu diamankan polisi di kediamannya Senin (23/9) malam sekira pukul 20.00 WIB. Sebelumnya, pria lajang yang rumahnya tak jauh dari gudang itu, beraksi Sabtu (14/9) malam.

Dia beraksi menyelinap masuk dengan mencongkel pintu gudang pakan ternak menggunakan sebilah linggis. Di dalam gudang Agun membuka laci lemari yang berisikan uang perusahaan di bidang distribusi pakan ternak ini dengan obeng.

Tak tanggung-tanggung pemuda itu menggasak uang tunai milik mantan bosnya sebesar Rp 53 juta. Pelaku GN diketahui merupakan mantan karyawan CV. Rajawali Mandiri Jaya, yang sudah bulan berhenti kerja.

Kasatreskrim Polres Belitung AKP Erwan Yudha mengatakan, warga Jalan Air Serkuk ini berhasil dibekuk polisi bermodal petunjuk rekaman CCTV di dalam gudang pakan ternak. GN tidak menyadari bahwa aksi nekatnya tertangkap CCTV.
AKP Erwan menjelaskan, setelah ditangkap petugas Agun mengakui bahwa uang hasil kejahatan disimpan di kediamannya. Uang hasil curian Rp 53 juta ditaruh di bawah tempat tidur pelaku.

Selain uang perusahaan, polisi juga mengamankan barang bukti linggis, Jas hujan, obeng dan sepeda motor, yang dipergunakan pelaku untuk beraksi. Pelaku GN kemudian digiring petugas ke Polres Belitung guna mempertanggung jawabkan perbauatanya.

“Berkat petunjuk CCTV inilah kita berhasil menangkap pelaku. Dari hasil CCTV dan pengakuan GN, dia menjalankan aksinya seorang diri, alias pelaku tunggal,” jelas kata AKP Erwan kepada Belitong Ekspres, Jumat (27/9) kemarin.

Terkait pengungkapan kasus tersebut, pihak SatReskrim Polres Belitung hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan. Pelaku GN akan dijerat dengan pasal pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud pasal 363 KUHpidana.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku sudah kami tahan dan mendekam dalam sel. Kasus pencurian dengan Pemberatan ini, ancaman penjara paling lama 7 tahun,” tandas AKP Erwan.

(Faizal | belitongekspres.co.id)