Alhamdulillah, Harga Cabe Lokal Merangkak Turun

by -
kabar-pasar-edisi-30-maret-2017-pedagang-cabe-lokal
Salah seorang pedagang di Pasar Tanjungpandan, yang menjual kebutuhan bumbu dapur termasuk cabe lokal Belitung.

TANJUNGPANDAN – Harga cabe rawit lokal Belitung di Pasar Tradisional Tanjungpandan merangkak turun. Di penghujung bulan Maret ini, harga cabe rawit lokal berada di kisaran Rp 70 ribu sampai 100 ribu per kilogram (Kg).

Sedangkan untuk cabe kriting besar berdasarkan pantauan Belitong Ekspres Rabu (29/3) kemarin, kisaran harga Rp 50 ribu sampai 60 ribu per Kg-nya. Turunya harga tersebut sudah berlangsung sekitar 1 minggu yang lalu.

Sasa, salah seorang pedagang mengatakan, semula harga komoditas strategis ini sempat melambung tinggi di kisaran harga Rp160 ribu sampai Rp 180 ribu. Meroket harga cabe rawit tersebut pada saat menjelang tahun baru 2016 lalu.

“Setelah bertahan harga tinggi sekitar 3 bulan, kini harga cabe rawit lokal mulai merangkak turun di kisaran harga Rp 70 ribu sampai Rp 75 ribu per Kg,” kata ibu ini kepada Belitong Ekspres, kemarin.

Menurutnya, turunnya harga cabe dipengaruhi oleh beberapa faktor. Misalnya, mulai banyaknya stok cabe dari luar Pulau belitung ditambah cabe lokal yang sekarang ini sedang dalam masa panen.

“Petani cabe dari luar saat ini lagi panen begitu juga petani cabe lokal katanya juga lagi panen. Jadi, harga cabe berangsur-angsur turun,” katanya.

Ia melanjutkan, tidak terlepas dari harga pasar jika barang dalam kondisi kosong otomatis harga akan naik, begitu juga kalau kondisi barang lagi banyak hargapun akan ikut turun.

“Semenjak harga mulai turun sekitar seminggu yang lalu saya tidak pernah lagi mengambil cabe rawit dari luar. Sebab, cabe rawit lokal lebih disukai oleh konsumen,” tandasnya.

Sementara itu, Dayang salah seorang pedagang lainya menyambut baik dengan turunya harga komodoti strategis tersebut. Menurutnya, turunnya harga cabe akan disambut senang oleh masyarakat terutama ibu-ibu rumah tangga dan rumah makan. Namun, di sisi lain tentunya ini akan membuat pusing para petani cabe.

“Turunnya harga tersebut bagi saya biasa aja sebab, kami cuma pedagang. Kalau dapat harga modal tinggi,  jual juga tinggi begitu juga sebaliknya intinya mengikuti harga pasar bang,” katanya sambil tersenyum.

Dayang menambahkan, tak hanya cabe harga wortel juga mengalami penurunan yang jauh jika dibandingkan sebelumnya. Harga sempat mencapai harga Rp 120 ribu per Kg, kini hanya dijual Rp 35 ribu sampai Rp 40 ribu per kilogramnya. (rez)