Ambil Motor Tetangga, Gadis Belia Resmi Jadi Tersangka

by -
Ambil Motor Tetangga, Gadis Belia Resmi Jadi Tersangka
Jajaran Polsek Tanjungpandan menggelar konferensi pers tersangka pencurian sepeda motor, Jumat (16/8) pekan lalu.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Polisi resmi menetapkan gadis belia EY (14) sebagai tersangka. Gadis manis asal Bandung yang menetap di Jalan Jendaral Sudirman, Perawas ini, diduga mencuri kendaraan bermotor (Curanmor) tetangganya.

Dalam kasus ini, Polisi menjerat tersangka yang berstatus tidak sekolah itu dengan Pasal 363 Ayat 1 ke 4 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Tentang Pencurian. Ancaman hukumannya lima tahun penjara.

Kapolsek Tanjungpandan AKP Agus Handoko mengatakan, dasar-dasar penetapan tersangka ini sesuai dengan barang bukti dan juga keterangan saksi-saksi. Termasuk korban yang berinisial MM.

Untuk barang bukti, polisi mengamankan satu unit sepeda motor matic hasil curiannya. AKP Agus menjelaskan, sebelum diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka, Polsek Tanjungpandan mendapat laporan dari korban.

Dia mengaku motornya hilang saat di parkir di dalam garasi rumahnya. Mendapat informasi tersebut, jajaran Polsek Tanjungpandan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kawasan Jendral Sudirman, Perawas, Sabtu (10/8) lalu.

Berdasarkan olah TKP, polisi menyimpulkan telah terjadi tindak pidana kriminal, shingga menaikkan ke tingkat penyidikan. Dari hasil pencarian, Unit Reskrim menemukan motor yang hilang di garasi luar rumah warga, keesokan harinya.

“Setelah itu kita lakukan pendalam. Hingga kami mendapat laporan bahwa pelakunya adalah anak kecil. Setelah itu kami cari dan dapatkan. Yakni wanita berinisial EY,” ujar AKP Agus saat konfrensi pers, Jumat (16/8) pekan lalu.

Dijelaskan AKP Agus, tersangka EY mengakui perbuatannya. Menurutnya, dia sengaja mengambil motor hanya untuk jalan-jalan. Saat itu pada malam hari ia keluar rumah. Lalu melihat motor yang diparkir.

Akhirnya dia masuk ke garasi berniat untuk mengambilnya. Namun, kontak motor tersebut tidak ada, sehingga dia nekat masuk ke dalam rumah dengan cara merusak jendela kediaman MM.

“Saat dia berhasil masuk EY langsung mencari kontak motor. Setelah didapatkan, dia langsung keluar dan membawa motor tersebut. Setelah itu dia menjemput teman laki-lakinya untuk keliling Tanjungpandan,” ungkap Kapolsek.

“Setelah seharian keliling, motor tersebut ditinggalkan di rumah warga. Tersangka tidak ada niatan untuk menjual. Untuk barang buktinya sudah kita amankan,” sambungnya.

Sementara itu, EY membenarkan apa yang disampaikan AKP Agus. Dia mengaku menyesal setelah melakukan perbuatannya. Sebab, dengan ketidaktahuannya dia masuk penjara. Katanya, dia tidak memiliki niatan untuk mencuri.

Namun pada saat wanita ini melihat motor tersebut, dia bernafsu ingin memakainya. Sehingga dorongan tersebut membuatnya nekat untuk mengambil dan membawanya jalan-jalan motor NMAX milik korban.

“Saya memakainya tidak sampai sehari. Hanya delapan jam kalau tidak salah. Setelah itu saya kembalikan lagi,” katanya. (kin)