Anak SD Ditemukan Meninggal

by -

*Di Lokasi Proyek Drainase, Sedang Tunggu Hasil Visum

DAMAR-Nasib naas menimpa bocah yang berinisial PD (9) yang juga siswa SDN 4 Burung Mandi Kecamatan Damar Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Pasalnya korban ditemukan sudah meninggal dunia setelah ditemukan di sekitar kawasan proyek drainase, Rabu (4/11) kemarin.

Dari informasi yang diterima harian ini, Rabu (4/11) kemarin, korban sedang bermain di kawasan proyek drainase di Desa Burung Mandi. Diperkirakan kejadian sekitar pukul 13.00 WIB namun bari ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB Rabu (4/11) kemarin.

Hal ini juga dibenarkan juga oleh Kepala Desa Burung Mandi, Sudarsono saat dikomfirmasikan harian ini Rabu (4/11) kemarin. “Kejadian sekitar pukul 13.00 WIB namun baru ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB, kejadian sebenarnya memang belum diketahui secara pasti. Karena hingga saat ini belum ada saksi yang di tempat kejadian,” ungkap Sudarsono.

Ia menambahkan korban saat ditemukan sudah meninggal di lokasi. Korban diduga meninggal karena kegiatan proyek saat memindahkan tumpukan pohon yang ada disekitar lokasi tesebut. “Memang saat ditemukan korban sudah meninggal dunia, dan diduga korban sedang melihat pengerjaan proyek, ” sambung Sudarsono.

Sudarsono juga menuturkan korban masih di ‎UGD RSUD Beltim untuk di lakukan visum dan pihak keluarga pun masih menunggu Orangtua (Ayah) korban yang dikabarkan masih berada di pulau Keran. Kejadian diketahui setelah Ibu korban mencari keberadaan korban yang sejak siang belum juga pulang kerumah.

Sementara itu, Kapolsek Manggar, AKP Morhan S juga membenarkan adanya korban yang meninggal dunia yang ditemukan dilokasi proyek pengerjaan drenaise di daerah desa Burung Mandi Kecamatan Damar.

“Yah, benar adanya kejadian tersebut dan kini korban masih di visum di ruang UGD RSUD ‎Manggar untuk mengetahui kejadian sebenarnya, dan kini kami masih melakukan pemeriksaan selanjutnya, ” jelas AKP Morhan.

Proyek drainase tersebut diduga proyek pemerintah untuk mengerjakan pembangunan drainase. Dan hingga kini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan untuk ditindaklanjuti.(feb)