Anggaran Desa Tahap ke Tiga Segera Cair

MANGGAR – Bupati Belitung Timur (Beltim), Yuslih Ihza meminta agar desa mampu menyerap Alokasi Dana Desa (ADD) semaksimal mungkin dan meminimalisir sisa penggunaan anggaran di tahun 2016. Hal ini mengingat dalam waktu dekat dana desa tahap ke tiga akan segera cair.

Permintaan ini disampaikan Yuslih yang juga didampingi Wakil Bupati Beltim, Burhanudin, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pemkab Beltim bersama Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Beltim di Ruang Rapat Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD), Selasa (8/11) kemarin.

RajaBackLink.com

“Kita ingin agar dana yang sudah diberikan pemerintah kepada desa itu diserap dengan maksimal. Dan ingat harus dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Yuslih, di hadapan Camat, Kades, BPD serta tim ahli desa.

Yuslih mengungkapkan Ia baru saja menandatangani surat perintah pencairan dana desa tahap ke tiga di tahun 2016 ini. Namun di satu sisi, Ia menyadari kegiatan akan sulit dilaksanakan mengingat waktu yang sudah berada diujung tahun.

Baca Juga:  Rangkaian HBA, Kajari Beltim Gelar Lomba Pidato

“Minggu-minggu ini dana desa tahap ke tiga yang 30 persen akan cair. Kalau pun memang nanti tidak terkejar lagi waktu untuk melakukan kegiatan, ya silvanya sekecil mungkinlah,” ujar Yuslih.

Menurutnya di tahun 2016 ini, ADD di anggaran Pemkab Beltim mengalami peningkatan Rp 12 milyar dari tahun sebelumnya. Untuk itu Ia berpesan agar pengelolaan keuangan desa dilaksanakan dengan akurat, transparan, akuntabel, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi.

“Kita juga berharap dalam Rakor Pemkab Beltim dan APDESI akan menyamakan persepsi yang sama tentang penggunaan dana desa. Kita tidak ingin ada masalah di kemudian hari,” pesannya.

Sementara itu di kesempatan yang sama, Ketua APDESI Kabupaten Beltim, Mislan Kadir memprediksi di tahun ini silva anggaran di seluruh desa yang ada di Kabupaten Beltim akan lebih banyak dari tahun 2015 lalu. Hal ini dikarenakan telatnya pencairan dana desa baik yang dari APBN maupun dari APBD.

Baca Juga:  Logistik Pemilu Untuk Beltim Hampir Selesai

“Kan banyak kegiatan proyek yang dak bisa jalan, waktunya sudah mepet. Kemungkinan akan banyak silva,” sebut Mislan.

Namun Kepala Desa Baru ini menyatakan Ia dan kawan-kawan kades se Kabupaten Beltim lainnya akan mengupayakan agar dapat memaksimalkan penggunaan anggaran desa di tahun 2016 ini. Ke depannya penggunaan dana akan disingkronisasikan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Beltim.

“Tahun 2017 ini sudah akan kita mulai, misi pembangunan desa sama dengan visi misi Bupati dan Wakil. Kita juga nanti diwajibkan melaksanakan rakor setiap tiga bulan dan menyiapkan laporan pertanggung jawaban kades,” tutup Mislan. (feb)

Tags:
author

Author: