Anggaran Dipangkas Dispora, Impian FPTI Belitung Dapatkan Wall Climbing Pupus

by -
Anggaran Dipangkas Dispora, Impian FPTI Belitung Dapatkan Wall Climbing Pupus
Foto Istimewa.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN РImpian dan harapan Pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Belitung untuk memiliki sarana Wall Climbing (Papan Panjat), pupus pada tahun 2020 ini.

Minimnya anggaran membuat usulan pembangunan sarana Wall Climbing yang diajukan setiap tahun oleh pengurus FPTI melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Belitung kembali tidak bisa terakomodir.

Kepala Dispora Belitung Subagio mengatakan, pemangkasan anggaran di Satkernya menyebabkan banyak kegiatan yang terpaksa harus dibatalkan. Salah satunya untuk sarana Wall Climbing FPTI.

“Sarana Wall Climbing tidak terakomodir di anggaran, karena KUA PPHS Dispora tahun ini kecil, banyak kegiatan yang dibatalkan,” kata Subagio saat dihubungi Ketua Umum FPTI Kabupaten melalui pesan WA.

Disinggung bahwa usulan pengajuan pembangunan sarana Wall Climbing itu sudah dibahas oleh Banggar DPRD Kabupaten Belitung, Subagio mengaku belum menerima informasi hal tersebut.

“Karena sampai saat ini kami belum menerima info apapun dari Banggar terkait usulan pembangunan sarana tersebut,” terang Subagio.

Sementara itu, Ketua Umum FPTI Kabupaten Belitung Yudi Ariyanto menyayangkan kegagalan usulan pembangunan sarana Wall Climbing. Sebab, pada tahun 2020 lalu pihaknya sudah mengajukan ulang dan mengawalnya di DPRD Belitung.

“Bahkan informasi terakhir dari salah satu anggota Banggar, menyebutkan poin untuk panjat tebing ini mereka masukan dan diakomodir. Cuma nanti secara globalnya masuk ke Dispora,” ujar Yudi.

Menurutnya, sarana Wall Climbing ini sangat dibutuhkan untuk latihan agar pembinaan atlit bisa dimaksimalkan. Saat ini, FPTI Belitung tidak memiliki sarana yang memadai. Wall Climbing yang ada di halaman GOR Tanjungpandan pun sudah tidak layak digunakan.

“Wall itu dibangun saat gelaran Porprov tahun 2006, dan sekarang sudah roboh, tinggal rangka besinya aja. Jadi atlit kami sekarang tidak bisa latihan dengan maksimal. Padahal, even Porprov sudah semakin dekat,” terangnya.

Yudi menambahkan, atlit dari Cabang Olahraga Panjat Tebing Kabupaten Belitung, sudah banyak menorehkan prestasi dengan meraih berbagai medali. Maka sudah selayaknya mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah.

“Meskipun dulu kami minim sarana, namun atlit kami masih tetap ada yang berprestasi, bahkan di PON Jawa Barat kemarin, ada atlit kita yang tergabung dalam team beregu putri Babel, berhasil meraih medali perak,” pungkasnya. (*)