Angka Gangguan Kamtibmas di Babel Turun

by -

PANGKALPAINANG – Kepala Bidang Humas Polda Bangka Belitung (Babel), AKBP Abdul Mun’im mengatakan, angka gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah itu selama Operasi Lilin Menumbing 2016 menurun. “Jika dibandingkan dengan Ops Lilin Menumbing 2015, untuk 2016 terjadi penurunan sebanyak delapan kasus, dimana gangguan kamtibmas pada 2015 terjadi sebanyak 25 kasus konvensional dan pada 2016 hanya 17 kasus,” katanya, Senin (9/1).

Ia mengatakan, dari 17 kasus konvensional yang terjadi selama Operasi Lilin Menumbing 2016 yaitu tujuh kasus curat, satu kasus curanmor, empat kasus curi biasa dan satu kasus aniaya. Selain itu, satu kasus pengeroyokan, satu kasus persetubuhan anak di bawah umur, satu kasus pemalsuan surat, satu kasus cabul dan satu kasus penjualan miras golongan A tanpa ijin.

“Apabila dibandingkan dengan kasus yang terjadi selama Operasi Lilin Menumbing 2015, maka yang mengalami penurunan kasus yaitu curas, di mana pada 2015 sebanyak tujuh kasus dan pada Ops Lilin 2016 nihil,” terangnya.

Sedangkan untuk kasus curanmor pada 2015 terjadi sebanyak dua kasus, sedangkan pada 2016 sebanyak satu kasus. Begitu juga untuk kasus anirat pada 2015 sebanyak tujuh kasus, tapi saat Ops Lilin 2016 sebanyak satu kasus. “Dengan menurunnya jumlah kasus selama Ops Lilin 2016 ini menandakan bahwa kamtibmas di Bangka Belitung semakin meningkat dan diharapkan terus meningkat pada tahun ini,” jelasnya.(ant/rb)