Angka Kriminalitas di Belitung Meningkat, 2 Bulan 26 Kasus

Angka Kriminalitas di Belitung Meningkat

Jajaran Polres Belitung saat menggelar konferensi pers pengungkapan tindak pidana kriminal, Selasa (27/8) lalu.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Selama bulan Juli hingga Agustus 2019, Polres Belitung berhasil mengungkap sebanyak 26 kasus tindak pidana kriminal. Antara lain, terdiri dari kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan, pencabulan serta pencurian.

RajaBackLink.com

Hal itu disampaikan Wakapolres Belitung Kompol Andi Rahmadi, saat menggelar Konferensi Pers, Selasa (27/8). 26 kasus tersebut berasal dari tangkapan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Belitung dan Polsek Tanjungpandan.

Dalam Konferensi Pers kemarin, polisi juga menunjukkan delapan orang tersangka yang menjadi perhatian. Tersangka dari tangkapan teranyar ini masing-masing AP, AR, MJ, (kasus cabul), YH (kasus pembobolan gudang), serta NS dan BM (kasus pencurian).

Tidak hanya itu, polisi menunjukkan BS dan N sebagai tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (curat). Tersangka N merupakan DPO polisi yang ditangkap Polsek Tanjungpandan Sabtu (25/8) akhir pekan lalu di Air Saga. Polisi terpaksa menembakkan timah panas di salah satu bagian kaki tersangka karena berusaha kabur.

Baca Juga:  Safari Jumat, Polsek Tanjungpandan Sampaikan Empat Hal

Kompol Andi mengatakan, pada bulan Juli 2019 menangani sebanyak 9 kasus dan Agustus 2019 ada sebanyak 17 kasus. Saat ini, hampir semua pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan ada sebagian sudah tahap satu.

“Hampir seluruh kejadian lokasinya di Tanjungpandan. Dari bulan Juli ke Agustus ada peningkatan kasus sebanyak 80 persen. Namun, kita belum lakukan perbandingan antara tahun 2018 ke 2019 jumlah kejahatan,” kata Mantan Kapolsek Tanjungpandan itu.

Kompol Andi mennjelaskan, untuk pengungkapan di Polsek Tanjungpandan ada kasus curanmor, serta beberapa kasus pencurian. Bahkan pelakunya ada yang dilumpuhkan dengan timah panas pada saat melarikan diri. Selain itu, beberapa DPO juga tertangkap.

Sedangkan pengungkapan dari Polres Belitung, yakni ada kasus pencurian, penipuan dan penggelapan, persetubuhan anak di bawah umur. Selain itu, juga ada beberapa kasus lain yang belum terungkap.

“Dari kasus-kasus ini, yang paling menyita perhatian adalah curanmor yang melibatkan anak di bawah umur (gadis belia). Dan juga kasus pencabulan yang terjadi beberapa waktu lalu,” tukas Kompol Andi.

Baca Juga:  Depresi Diceraikan Istri, JP Bunuh Diri di Kamar Mandi

Menurutnya, sekarang dari beberapa kasus itu sudah memasuki tahap satu. Kemungkinan pekan depan sudah penyerahan berkas dan tersangka (Tahap dua) ke Kejaksaan Negeri Belitung. Setelah itu akan disidangkan.

Selain itu, Polres Belitung juga memiliki pekerjaan rumah (PR) yang belum terselesaikan. Yakni mengungkap kasus Pencurian dengan kekerasan (curas) yang menggunakan senjata api, pada Mei-Juni 2019 lalu.

“Saat ini, kita masih melakukan penyelidikan. Dan kita juga masih terus mengumpulkan sejumlah saksi-saksi dan barang bukti, terkait kasus curas tersebut,” ungkapnya.

Dengan terungkapnya banyak kasus di Belitung, khususnya di Tanjungpandan, polisi memberikan atensi khusus dengan menggelar patroli. Tujuannya, agar kejahatan di Belitung bisa dicegah dan diminimalisir.

“Mulai hari ini (kemarin,red) kita akan lakukan patroli. Kami juga menghimbau kepada masyarakat jika mengalami atau mengetahui adanya perbuatan kriminal segera lapor ke polisi,” pungkasnya. (kin)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply