Antisipasi Kelangkaan dan Kenaikan Harga Bahan Pokok

*Diskopernaker Bakal Mengambil Langkah

foto-A--Harga-sembako-pertengahan-lebaran

ilustrasi sembako

TANJUNGPANDAN – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja (Diskopernaker) Kabupaten Belitung, bakal mengambil beberapa langkah untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan ketersedian bahan pokok. Termasuk juga antisipasi merangkaknya harga kebutuhan tersebut di pasaran.

iklan swissbell

Ini disampaikan Kepala Diskopernaker Azhar kepada Belitong Ekspres usai rapat koordinasi ketersedian bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan dan mengahadapi Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah, Jum’at (26/5) kemarin.

“Berdasarkan hasil memonitor kami dilapangan 18 mei lalu. Ketersediaan bahan pokok seperti beras, gula, gandum minyak goreng. Stok selama bulan ramadan ini cukup, bahkan masih mencukupi hingga usai lebaran nanti. Dan hasil itu tadi sudah kami laporkan langsung ke bapak asisten II (setda) di waktu rapat,” katanya.

Baca Juga:  Jelang Puasa, KSOP Pastikan Kelancaran Bongkar Muat Sembako

Selain itu, ujar Azhar, pihaknya juga sudah menyampaikan tindaklanjut surat yang disampaikan Menteri Perdagangan, untuk menghimbau para distributor. Supaya mereka tidak menjual tiga kebutuhan bahan pokok, seperti gula pasir, minyak goreng dan daging beku. Agar mereka tidak menjual melampaui harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

“Berdasarkan harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat harga gula pasir itu Rp12.500 per kg, minyak goreng Rp. 11.000 perliter dan daging beku Rp. 80.000 per kg. Khusus untuk daging beku ini kan distribusi dari masyarakat, bisa dikatakan hampir tidak ada,” jelasnya.

Baca Juga:  Wabup Sidak Tindaklanjuti Tingginya Harga Daging Ayam

Lantas sebut Azhar, ketika pihaknya mengecek kelapangan beberapa waktu lalu. Ada satu pendistribusian daging beku yakni NN milik Vina Cristyn sekitar tiga ton. Namun itu juga bukan untuk umum, tetapi buat yang ikut arisan (lebaran).

“Sedangkan untuk umum nanti akan kita coba koordinasikan dengan dinas instansi terkait lebih dulu. Dalam hal ini dinas peternakan untuk sama-sama memantaunya nanti. Sehingga masyarakat kita juga bisa membeli harga daging beku, selain dari daging yang sudah ada dipasaran sekarang,” pungkasnya.(i1s)

Tags:
author

Author: