Anton Medan Ingin Bangun Masjid Cheng Hoo

by -

*Disain Unik, Memadukan Budaya Cina, Arab dan Melayu Jambi

MANGGAR – Setelah membentuk dewan pengurus Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) kabupaten Beltim yang dilantik Selasa (24/2), HM Ramuan Effendi/Tan Kok Liong alias Anton Medan juga ingin membangun masjid di Beltim.

Anton Medan ingin membangun Masjid Cheng Hoo berlokasi di Dusun Birah Desa Kelubi Kecamatan Manggar.‎ Masjid Cheng Hoo akan didisain dengan bentuknya unik dan menarik, memadukan budaya Cina, Arab, dan Melayu Jambi.

“Saya harap masjid ini akan ada di Beltim. Saya juga sudah bincang bincang sebelumnya dengan pak Bupati (Basuri-red) dan beliau setuju jika Masjid itu dibangun di Beltim,” ungkap mantan Napi itu ketika hendak bertolak ke Jakarta, Selasa (24/2).

Tanah seluas 5 hektar di Dusun Birah Desa Kelubi kini sudah dipersiapkan guna pembangunan masjid tersebut. Ke depan Anton Medan juga rencana membangun pasantren/pemondokan untuk santri yang mualaf (Muslim Tionghoa), yang lokasinya bersebelahan dengan Masjid Cheng Hoo. Masjid yang akan dibangun oleh PITI Beltim ini diharapkan akan menjadi salah satu objek wisata religi nantinya.

Sementara itu Bupati Beltim, Basuri T Purnama menyambut baik rencana pembangunan masjid Cheng Hoo. Ia berharap semua pihak dan masyarakat sekitar dapat mendukung guna mewujudkan pembangunan masjid itu.

“Ini merupakan perbuatan yang sangat mulia guna mengembangkan agama, jangan ragu-ragu untuk membantu pembangunan rumah ibadah,” katanya.

Diharapkan tempat ibadah itu juga nantinya akan menjadi tempat pendidikan agama bagi anak-anak yang ada di sekitar masjid dan semua masyarakat. Termasuk nantinya diharapkan menjadi objek wisata religi.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP PITI Anton Medan, juga sudah mendirikan beberapa Masjid Cheng Hoo di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Makassar, Jambi, dan tempat lainnya, kini rencananya juga akan dibangun di Beltim.

Nama Masjid dipilih untuk mengabadikan nama salah satu pejuang asal negeri Tiongkok, Laksamana Cheng Hoo. Cheng Hoo yang berasal dari kerajaan Ming merupakan salah satu pembawa misi syiar Islam di Nusantara.

 

Ia salah satu tokoh penyebar ajaran Islam di pulau Sumatera dan Jawa pada sekitar abad ke-15. Ini merupakan wujud penghormatan warga PITI terhadap perjuangan dan dakwahnya.

Meski dibangun umat muslim Tionghoa, Masjid Cheng Hoo akan ditujukan untuk semua kalangan umat muslim. Diharapkan nantinya, masjid ini bisa menjadi salah satu pusat peradaban dan pembinaan umat muslim. Khususnya di Beltim dan Pulau Belitung Umumnya.

 

Nilai yang ditanamkan dalam arsitektur masjid diharap bisa menggambarkan perpaduan yang harmonis antara beragam suku dan budaya di daerah ini. (feb)