Antoni Bikin Perahu Berbahan Semi Fiber

Antoni yang memulai pembuatan perahu menggunakan bahan kayu dan fiber di pinggir Pantai Pilang, Desa Dukong, Kamis (17/5).

//Hemat Biaya, Kayu Mulai Sulit Didapat

RajaBackLink.com

TANJUNGPANDAN – Pembuatan perahu nelayan di Pulau Belitong biasanya kebanyakan dari bahan papan kayu. Namun, perahu yang dibuat Antoni warga Pilang, Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan, sedikit berbeda. Pengrajin perahu ini memilih menggunakan bahan semi fiber.

Antoni yang ditemui Belitong Ekspres di pinggir Pantai Pilang mengatakan, pembuatan perahu ini setengahnya menggunakan bahan kayu dan setengahnya lagi menggunakan fiber. “Bahan dasar kayu namun disertai fiber. Jadi boat (perahu) biase dikombinasikan dengan fiber gitu,” kata Antoni.

Keuntungan membuat boat semi fiber ini, yaitu untuk menghemat biaya. Sebab, bahan kayu mulai sulit didapat untuk daerah di Pulau Belitong ini. Perawatan sehari-hari juga lebih mudah, seperti tidak adanya kapang jika diletekkan di pinggir rawa. “Selain itu, kalau musim hujan deras tidak perlu di pompa airnya, kalaupun bocor tinggal lapis lagi,” terang pria ini.

Baca Juga:  Antisipasi Kasus Kebakaran, Damkar Patroli di Sejumlah Titik Rawan

Pria 51 tahun ini mengajak nelayan ataupun pengrajin lain untuk mencoba membuat boat semi fiber. Itu seandainya bahan kayu sudah mulai susah didapat. “Untuk dinas terkait mohon mendukung pengrajin seperti ini dengan pengadaan bahan fiber, biar lebih mudah didapat,” harapnya.

Ade Winarno sebagai Pelaksana Tugas Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Belitung memberikan tanggapan positif terkait pembuatan boat semi fiber ini.

Baca Juga:  Trouble, Kapal Yacht Terombang-Ambing

“Kalau ada masyarakat yang membuat kapal fiber itu, malah senang sekali. Nanti ke depan bisa dimanfaatkan melalui masyarakat,” kata Ade kepada Belitong Jumat (18/50 kemarin.

Menurutnya, jikalau sudah banyak masyarakat nelayan mulai menggunakan kapal fiber dan sudah terbiasa dengan kapal tersebut, DKP akan membantu untuk produksinya. “Nanti akan kita bikinkan di sini. Selama ini kapal fiber masih memesan di jakarta, pangkalpinang, yang belum tentu karakteristik kapalnya sama dengan nelayan dan perairan laut kita,” ujarnya.

“Kami sangat mendukung. Nanti kita kasih masukan kalau sudah jadi kita sea trial/uji coba laut, kita juga bisa membantu menghitung ini berapa ton, ini masuknya kategori berapa,” tandas Ade. (mg1)

Tags:
author

Author: