Apa Penyebab Kematian Febryanti? Ini Keterangan Dokter dari RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan

by -
Apa Penyebab Kematian Febryanti, Ini Keterangan Dokter dari RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan
Jenazah Febryanti saat akan dibawa ke rumah duka setelah dilakukan visum luar oleh dokter di RSUD Marsidi Judono, Sabtu (11/1/2020).

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Hasil visum luar yang dilakukan dr Gunawan dari RSUD dr Marsidi Judono tidak bisa memastikan penyebab kematian Febryanti, mayat yang ditemukan mengambang di Eks Kolong Kaolin, Aik Serkuk Tanjungpandan, Sabtu (11/1/2020).

Menurut dr Gunawan, pihaknya hanya melakukan pemeriksaan luar atau visum luar terhadap alm Febryanti.

“Yang kita lakukan pemeriksaan di sini kan cuma pemeriksaan luar artinya yang kita lakukan itu bukan otopsi., Ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa pasien tersebut sudah terjadi pembusukan, oleh karenanya tidak terlalu banyak yang dapat dilakukan.

dr Gunawan menjelaskan, mayat tersebut diperkirakan sudah beberapa hari mengambang dan sudah mengeluarkan aroma busuk yang sangat menyengat. Pembusukan yang terjadi pada mayat tersebut mempersulit indikasi penyebab kematian korban.

“Karena kondisi jenazah mulai membusuk, untuk melihat permukaan kayak luka lebam dan lain-lain itu sudah sulit. Ini karena sudah terjadi pembusukan pada jenazah,” jelasnya.

Dengan demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan pasti mengenai penyebab kematian sosok mayat yang ditemukan di lokasi eks Tambang Kaolin tersebut.

Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, Tedy, seorang warga Aik Serkuk, menemukan sosok mayat perempuan yang mengambang di eks kolong Tambang Kaolin Aik Serkuk, Desa Air Saga Tanjungpandan.

Pada sabtu pagi (11/1/2020) tersebut, Tedy saat itu sedang jalan-jalan bersama cucunya sekitar pukul 08.49 WIB. Kemudian dari kejauhan ia melihat sesosok benda mengambang dan diduga mayat di kolong tersebut.

Segera setelah melihat, ia pun memberitahukan kepada warga dan Ketua RT setempat. Kejadian ini pun berhembus cepat dan membuat heboh masyarakat setempat hingga kemudian dilakukan evakuasi oleh Tim Identifikasi Satreskrim Polres Belitung. (red)

Editor: Subrata