Arak Belitung dari Bangka?

by -

*Diduga Dimasukkan Lewat Pelabuhan Kecil

TANJUNGPANDAN-Pol PP dan Polisi kini mulai menemukan kejelasan sumber minuman keras jenis arak yang sering dikonsumsi oknum masyarakat. Ada sinyalemen, arak-arak yang beredar di Belitung, berasal dari Pulau Bangka.

Kesimpulan sementara ini seperti pengakuan hampir seluruh penjual arak di Belitung, khususnya di Tanjungpandan yang beberapa pekan lalu digrebek Tim Gabungan, di Jalan Ahmad Yani Lesung Batang.

Kasatpol PP Kabupaten Belitung Alkar membenarkan adanya informasi tersebut. Menurut dia, pihaknya sempat mendapat laporan dari masyarakat tentang masuknya arak di Belitung. Lantas, Pol PP sempat melakukan investigasi.

“Awalnya kami mendapat laporan dari masyarakat, setelah kita innvestigasi ternyata benar, arak tersebut dari Pulau Bangka,” ujar Alkar kepada Belitong Ekspres, Senin (30/3) kemarin.

Menurut Alkar, masuknya minuman haram ini, dari pelabuhan-pelabuhan kecil yang berada di Belitung. Puluhan hingga ratusan jerigen tersebut, diturunkan dari perahu dan disandarkan ke Pelabuhan kecil yang menjadi tujuan. “Setelah itu, arak tersebut diantarkan ke pengepul, hingga akhirnya minuman keras ini dipasarkan di toko-toko di Belitung,” katanya.

Sementara itu, Kasatpol Air Polres Belitung AKP Joko Suseno Waluyo seizin Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara mengatakan, dirinya sudah mengetahui informasi tersebut. Namun, bisa dipastikan Pelabuhan Ikan di Tanjungpandan tidak ada kapal yang mengangkut arak.

“Setelah mendapat informasi tersebut, kita langsung cek dan periksa keluar masuknya kapal di sini (Pelabuhan Ikan,red). Tidak ada indikasi masuknya arak di Belitung melalui Pelabuhan Ikan,” ujar Kasatpol Air kepada Belitong Ekspres.

Namun ada dugaan, masuk arak dari Bangka, melalui Pelabuhan Pegantungan maupun sejumlah pelabuhan kecil. AKP Joko menegaskan, dirinya akan menindak tegas para pengangkut minuman haram tersebut, jika terbukti tertangkap tangan.

“Kami akan tindak tegas, siapapun yang mengedarkan minuman keras di Belitung, melalui via jalur laut. Karena efek dari minuman ini dapat menyebabkan terjadinya tindak pidana kriminal,” pungkasnya.(kin)