Ares Raih 6 Penghargaan Literasi di Masa Pandemi

by -
Ares Raih 6 Penghargaan Literasi di Masa Pandemi
Guru SMAN 1 Manggar, Ares nenerima penghargaan dari Bupati Beltim, Yuslih Ihza.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Acara “Launching dan Bedah Buku Proyek Gerbang Menulis SMA Negeri 1 Manggar” di Mr. Jhon Café Manggar (Selasa, 15/9), menjadi sebuah histori apresiasi tak ternilai bagi Ares Faujian selaku guru SMA Negeri 1 Manggar.

Pada hari itu, Ares menerima banyak penghargaan literasi dari berbagai pihak karena karya, inovasi, dan kreativitasnya dalam memajukan dunia literasi di Belitung Timur (Beltim). Setelah sebelumnya sekolah tempat ia mengabdi menerima penghargaan sebanyak 7 penghargaan pada event tersebut.

Pemberian penghargaan tertinggi didapatnya dari Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Beltim. Di mana dalam kesempatan tersebut Ares diberikan penghargaan sebagai Pelopor Literasi di Beltim dari Bupati Yuslih Izha dan dan sebagai Guru Penggerak Literasi dari Ketua DPRD Kabupaten Beltim, Fezzi Oktolseja.

Selain itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Manggar ini juga mendapat apresiasi dari Dinas Perpustakaan atas upaya peningkatan/pengembangan/ percontohan budaya literasi di kalangan pelajar Kabupaten Beltim.

Penghargaan selanjutnya yakni dari Dewan Pendidikan Kabupaten Beltim sebagai Guru Pelopor Literasi, serta dari Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur yaitu penghargaan atas inovasi dan prestasi sebagai Guru Pegiat Literasi.

Tak hanya itu, penerbit Yayasan Sahabat Alam Rafflesia juga memberikan penghargaan kepada penulis yang pernah menempa ilmu literasi dari Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kemdikbud RI sebagai fasilitator literasi baca-tulis regional Sumatra ini.

Adapun penghargaan sebagai Guru Penggerak Literasi Sekolah selama masa pandemi Covid-19 merupakan apresiasi inspirasi dari penerbit tersebut karena telah berhasil menerbitkan dua buku di masa pandemi.

Buku-buku tersebut yaitu, buku “Gerbang Menulis: Mosaik Opini, Tips, & Trik Menulis Artikel di Media Massa”, dan buku “Sosioliterasi (Bunga Rampai Pemuda di Media Massa)” yang merupakan kompilasi karya Ares dan anak didiknya yang pernah ia latih untuk menulis opini di media massa lalu dibukukan.

“Alhamdulillah. Semua ini, pada malam itu, seperti mimpi. Apresiasi-apresiasi dari berbagai pihak ini adalah wujud kepedulian bahwa sebenarnya pemerintah setempat, legislatif, dan pihak-pihak yang peka literasi sangat tahu cara meningkatkan motivasi berliterasi. Dengan memberikan penghargaan seperti ini, adalah wujud uluran tangan, uluran pikiran, dan uluran perasaan yang tahu akan pentingnya literasi untuk kemajuan bangsa Indonesia,” ucap Ares.

Penulis yang telah menulis 7 buku ini mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada pihak-pihak yang telah memberikan penghargaan kepada dirinya.

“Terima kasih atas penghargaan-penghargaan ini. Terima kasih kepada Bupati Belitung Timur, Ketua DPRD Kabupaten Belitung Timur, Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Belitung Timur, dan Direktur Penerbit Yayasan Sahabat Alam Rafflesia,” ujarnya.

“Terima kasih pula kepada Bapak Sabarudin yang telah menjadi ‘biang literasi’ dan salah satu inspirator serta motivator bagi saya. Tanpa penghargaan dan keberadaan kalian semua, saya bukan apa-apa. Terima kasih, terima kasih, terima kasih! Terima kasih jua tak lupa saya haturkan kepada kedua orang tua saya, istri saya, dan seutama-utamanya kepada Allah SWT yang telah mengizinkan semua ini,” imbuhnya.

Oleh karenanya ia menghimbau untuk para pemuda dan guru. “Yuk kita menulis! Karena menulis adalah cara kita meninggalkan warisan literasi untuk kebaikan generasi, dan kebaikan peradaban di masa depan. Ingatlah, Tuhan memelukmu dengan berbagai kelebihan. Agar bermanfaat, jadikanlah kelebihan itu menjadi sebuah tulisan,” tutupnya. (rel)