AS Resmi Tersangka

by -

TANJUNGPANDAN- AS (17) pemuda asal Majalengka Jawa Barat, pelaku kasus pelecehan seksual terhadap bocah Sekolah Dasar (SD), yang beberapa hari lalu diamankan Polres Belitung, kini statusnya resmi tersangka. Status tersangka ini usai setelah polisi melakukan penyidikan dan memeriksa keterangan saksi-saksi.
Terangka diduga terbukti¬† melanggar Pasal 82 ayat 1, Undang-Undang Nomor 35 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, Junto Pasal 76E. “Terdakwa diancam hukuman paling singkat tujuh tahun penjara,” ujar Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Belitung Brigadir Lartha SH seizin Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara kepada Belitong Ekspres, Kamis (23/4) kemarin.

Saat ini, pelaku sudah ditahan di sel Polres Belitung. Dari hasil penyidikan, terdakwa mengakui semua perbuatannya dan menyesali apa yang telah dia lakukan. Dijelaskan Brigadir Lartha, pelaku melakukan perbuatan tersebut, lantaran iseng.

“Selain itu, alasan utama tersangka melakukan perbuatan tidak terpuji tersebut, lantaran tergoda oleh kemolekan tubuh dari para siswi tersebut. Rata-rata korbannya (siswi,red) berbadan besar,” kata Brigadir Lartha.

Aksi pelaku sangat meresahkan masyarakat. Pasalnya, setelah peristiwa ini terjadi, kebanyakan dari siswi ketakukan. Selain itu, atas perbuatannya membuat kelima korban mengalami trauma berat.
Brigadir Lartha menambahkan, saat ini polisi telah mengamankan barang bukti yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksinya. “Motor milik terdakwa, beserta helm dan pakaian yang digunakan saat melakukan perbuatan tersebut kami amankan sebagai barang bukti,” tambahanya.

Kanit PPA menghimbau kepada orang tua agar mengawasi anaknya, jangan sampai menjadi korban kekerasan maupun pelecehan seksual. Lanjut Lartha, dia juga meminta kepada para guru agar mengajarkan soal hal-hal yang terkiat dengan pendidikan seks usia dini kepada anak didik dengan tepat.(kin)