Asrama Mahasiswa di Palembang Butuh Perhatian

by -

*Pemda Ragukan Harga Tak Terjangkau Lagi dengan Anggaran

foto M Munawir Kabag Umum Pemda

Foto : ist

Kondisi Asrama Mahasiswa Belitung di Palembang, Sumatera Selatan.

Foto close up: Munawir

TANJUNGPANDAN – Meski berulanga kali mahasiswa asal Belitung yang kuliah di Palembang mengeluhkan kondisi asrama yang tak representatif, ternyat sampai sekarang masalah ini belum juga kelar. Alih-alih menyediakan anggaran di tahun 2015 untuk pengadaan asrama sebesar Rp 1,5 miliar, tapi karena harga yang “diminati” Rp 1,7 miliar, maka gagal lah pengadaan dari Pemerintah Kabupaten Belitung.Informasi yang diperoleh Belitong Ekspres, di tahun 2016 ini Pemkab mengggarkan sebesar Rp 1,7 miliar. Angka ini pun jugamasih diragukan oleh pejabat terkait.Asrama yang kondisinya sudah tak layak untuk belejar tersebut terletak di Jalan Diponegoro, Kelurahan 26 Ilir blog 29B tepatnya di belakang Palembang Indah Mall (PIM). Asrama ini sudah dibeli pemda sejak tahun 2000 lalu. Meski di tengah kota, tapi mereka tidak bisa fokus kuliah. Baru-baru ini mereka mengaku kehilangan laptop, handphone, dan beberapa benda elektronik.Salah satu mahasiswa, Tomo, mengatakan kondisi lingkungannya kurang nyaman dan tidak aman. Halamannya kurang mendukung bahkan sering terjadi tindakan kriminal. Sering terjadi pencurian, banyak preman, sering minum-minuman keras disekitar asrama. Tiap tengah malam sering diputar musik keras mengganggu waktu istirahat.Ia mewakili seluruh mahasiswa di sana terus meminta pada pemda untuk diberikan asrama di tempat lain. Tahun ini ada sembilan mahasiswa yang menuntut ilmu di Palembang.Menanggapi keluhan tersbeut, Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Belitung M Munawir mengatakan sudah mengetahui kondisi itu sejak tahun lalu. Pemerintah Kabupaten Belitung tahun 2015 pernah mengadakan pergantian asrama dengan cara membeli rumah. Sayangnya tahun 2015 gagal, karena pemerintah hanya menyediakan dana Rp 1,5 miliar. Sedangkan harga rumah yang diminati Rp 1,7 miliar.Munawir menjelaskan, tahun 2016 ini, pemda sudah menyediakan Rp 1,7 miliar. Sudah ada tiga rumah pilihan yang rencananya akan dipilih untuk dibeli. Ketiga rumah alternatif tersebut dalam waktu dekat akan dilihat. Yaitu di daerah Plaju, daerah Bukit, dan daerah Pak Jo. “Cuma kami akan survey cocok apa enggak nilai ini, entah di atasnya atau di bawah,” kata Munawir, Senin (14/3) kemarin.Munawir menambahkan, tahun 2016, bukan hanya Palembang yang akan diberikan rumah. Juga mahasiswa yang ada di Semarang. (ade)