Astrada Fasilitasi BPJS Pekerja TI Rajuk‎

by -

GANTUNG-Ketua Asosiasi Tambang Rakyat Daerah (Astrada) Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Haspiniwyodi mengaku telah mengikat kerjasama dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan. Kerjasama dimaksud meliputi perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian bagi pekerja tambang yang beraktifitas di tambang rajuk Pok I, Desa Batu Penyu Kecamatan Gantung.
Rencananya, Astrada akan segera menindaklanjuti penyerahan formulir dan angsuran jaminan tersebut. Menurut pria yang akrab disapa Yodi, Astrada sebagai asosiasi memiliki kewajiban memberikan perlindungan bagi seluruh penambang.
“Kita sudah ada ikatan kerjasama dengan Jamsostek (BPJS Ketenagakerjaan, red). Saat ini, ada sekitar 200 orang pekerja rajuk di Pok I sudah mengisi formulir,” ungkap Yodi kepada harian ini, Minggu (22/2) petang.
Yodi mengungkapkan, seluruh pekerja tambang rajuk di Pok I akan diikutsertakan dengan membayar premi sebesar Rp. 15 ribu selama enam bulan. Jaminan juga hanya khusus pekerja rajuk agar terlindungi jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan kerja. “Kita ikutkan yang paling murah sebesar Rp. 15 ribu per bulan. Terhitung untuk 6 bulan, jadi dibayarkan sekaligus kurang lebih Rp. 90 ribu,” ujar Yodi.
Ditambahkan Yodi, sebelumnya Astrada sempat mendaftarkan pekerja tambang yang termasuk pekerja sektor non formal melalui program stimulus BPJS. “Sebelumnya memang pernah ada subsidi dari APBN yang diambil pada Dinsosnakertrans Beltim. Tapi stimulus hanya untuk 3 bulan pertama setelah itu dilanjutkan secara mandiri. Akhirnya banyak yang tidak berjalan,” jelasnya.
Untuk itu, Yodi berharap ikatan kerjasama dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rajuk Pok I harus segera berjalan guna memberikan rasa aman bagi pekerja. “Secepatnya kita daftarkan, mungkin awal bulan depan (Maret, red) sehingga bisa diproses,” tandasnya. (feb)