Asyik! di Beltim Bayar Pajak Cukup Sambil Ngopi

ayar Pajak Cukup Sambil Ngopi

Kasat Lantas Polres Beltim AKP Dwi Purwaningsih bersama Kepala UPT Bakuda Babel wilayah Belt, Alexander Ikhsan saat melihat pelayanan program Setempoh di warung kopi.16

belitongekspres.co.id, MANGGAR – UPT Bakuda Provinsi Bangka Belitung wilayah Belitung Timur (Beltim) resmi memulai program Setempoh di warung kopi, Sabtu (7/9) pekan lalu. Setempoh sendiri dalam bahasa daerah diartikan mengunjungi atau mendatangi.

RajaBackLink.com

“Di Bangka Belitung baru kita (Samsat wilayah Beltim, red). Kita coba lakukan pendekatan dengan masyarakat wajib pajak sebab terkadang ada masyarakat “agak segan” kalau ke kantor,” ujar Kepala UPT Bakuda Provinsi Bangka Belitung wilayah Beltim, Alexander Ikhsan saat diwawancarai Belitong Ekspres.

Dengan membayar pajak di warung kopi, wajib pajak tidak perlu menunggu lama. Saat wartawan Belitong Ekspres mencoba menghitung waktu layanan, hanya sekitar 2 menit pajak sudah selesai dibayar.

“Yang penting bawa STNK asli dan KTP asli. Ini berlaku untuk pengesahan 1 tahun, kalau ganti plat kendaraan tetap harus di samsat,” ujar Alex.

Baca Juga:  Satlantas Polres Beltim Bagikan Coklat ke Pengendara yang Patuh

Dipilihnya warung kopi sebagai paduan program setempoh, disebut Alex sebagai pendekatan agar lebih membaur. Ia melihat, warung kopi merupakan sebagian dari keseharian yang tidak bisa lepas dari sebagian masyakarat. “Kalau disini (warung kopi) kita membaur dengan masyarakat,” kata Alex.

Menurut Alex, program setempoh diupayakan menjadikan masyarakat semakin sadar pajak kendaraan. Tak sampai disitu, masyarakat juga di edukasi bahwa pajak yang dibayar akan kembali ke masyarakat berupa infrastruktur jalan maupun pembangunan lainnya.

“Kita berharap, dengan kita jemput bola, kesadaran membayar pajak masyarakat akan tinggi. Kemauan untuk bayar pajak juga seimbang dengan kemudahan membayar pajak di UPT,” jelas Alex.

“Seperti yang sama-sama kita lihat disini (program setempoh), tidak sampai 2 menit. Kami pastikan sebelum kopi yang anda pesan habis, pajak sudah selesai asalkan lengkap,” imbuhnya.

Baca Juga:  Miris! 8 Remaja Asyik Pesta Aibon

Alex menambahkan, kedepan samsat berencana akan membuka layanan serupa di Kecamatan lain. Namun saat ini difokuskan di Kota Manggar khusus layanan di hari kerja.

“Kalau ini baru pilot projek, nanti disetiap hari Sabtu di jam kerja. Nanti ada juga yang minta di tempat lain. Kalau respon bagus, kita juga akan ke tempat lain,” janji Alex.

Salah seorang wajib pajak yang membayar pajak, Suhardi (45) mengaku dirinya tidak sengaja mengetahui ada program membayar pajak di warung kopi. Secara kebetulan, warung kopi langganannya menjadi tempat mangkal petugas samsat. “Kebetulan saya duduk ngopi di sini. Saya puas, cepat pelayanannya,” ujar Suhardi.

Suhardi juga merasa dimudahkan karena tidak perlu datang ke kantor Samsat untuk membayar pajak. “Saya merasa mudah dan meriah. Ini saja, sebenarnya banyak yang belum tahu. Nanti saya akan kabari orang-orang lain yang mau bayar pajak,” sebut Suhardi. (msi)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply