Awal 2017, Pice Gantung Makan Korban

by -

*Pemuda Dusun Baru Kecamatan Gantung Tewas Tenggelam

beltim-edisi-03-januari-2017-evakuasi
Tim terpadu saat menemukan dan mengavakuasi korban yang ketika ditemukan meninggal dunia di Bendungan Pice, Minggu (1/1) kemarin.

GANTUNG – Hari pertama tahun 2017 Minggu (1/1) menjadi catatan khusus bagi keluarga Hazali (55) warga Dusun Baru Kecamatan Gantung Belitung Timur (Beltim). Pasalnya pada hari itu merupakan hari naas bagi anak mereka Renda Sahputra (20) menghembuskan nafas terakhir setelah diduga tenggelam di Bendungan Pice Kecamata Gantung.

Renda (Korban) ditemukan tewas setelah sempat menghilang beberapa jam, yang kemudian ditemukan oleh tim terpadu SAR yang melibarkan Basarnas Pos SAR Belitung, Tagana Beltim, Polsek Gantung dan unsur terkait.

Kapolres Beltim, AKBP. Nono Wardoyo, S.ik yang juga turun kelokasi bersama Kapolsek Gantung, Iptu. Roby Purba membenarkan jika adanya kejadian tenggelamnya warga Kecamatan Gantung di Bendungan Pice.

Berdasarkan, informasi lapangan yang dihimpun Belitong Ekspres, kejadian itu bermula ketika Renda, bersama tiga rekannya yakni Jauhari (22), Aji (21), dan Tomi (19), mendatangi kawasan Bendungan Pice pada sekitar pukul 05.30 WIB pagi. Sesampai di sana, korban dilaporkan mendekati jembatan bendungan dan memisahkan diri dari ketiga rekannya tersebut.

Tak lama kemudian, ketiga rekannya kaget karena korban tak ada saat bersama mereka, rekannya pun mencari korban ke sejumlah titik di kawasan bendungan yang menjadi ikon Kecamatan Gantung itu. Dan, akhirnya ketiga rekannya hanya menemukan HP, baju, dan sandal milik korban.

Merekapun curiga jika korban terjun ke dalam bendungan, ketiga rekannya pun langsung melaporkan kehilangan korban tersebut kepada pihak keluarganya.

Karena panik dan cemas Hazali (55) orangtua Korban kemudian melaporkan kejadian ini Polsek Gantung.

Pencarian pun dilakukan dengan melibatkan tim terpadu. Tim pun memulai pecarian sekitar pukul 10.45 WIB, dan korban akhirnya ditemukan sekitar dua jam kemudian. tepatnya sekira pukul 13.00 WIB. Dan langsung dibawa ke RSUD Manggar untuk divisum.

“Korban akhirnya kita temukan bersama semua tim terpadu yang terus mencari, korban dapat ditemukan, dan dengan kondisi sudah meninggal dunia, kehabisan oksigen, dan ditemukan sekira pukul 13.00 WIB,” ungkap Jasnandi, mewakili koordinator Tagana Beltim, Minggu (1/1) kemarin.

Sementara itu Kapolres Beltim AKBP Nono Wardoyo,S.ik, melalui Kapolsek Gantung Iptu Roby Purba yang membenarkan adanya kejadian tersebut, mengatakan, pencarian yang dibantu Basarnas Pos Sar Belitung, Tagana Beltim, dan unsur terkait, akhirnya menemukan korban dan sudah meninggal dunia.

“Sekitar pukul 13.00 WIB, korban ditemukan tersangkut di dasar batu sungai Bendungan Pice, dan kemudian dibawa ke RSUD Manggar untuk divisum,”sebut Iptu Roby kepada Belitong Ekspres.

Ditambahkannya, sejauh ini pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan hasilnya, belum menemukan kejanggalan terhadap kejadian ini. juga sejumlah saksi juga telah diperiksa terkait kejadian ini.

“Sementara, hasil visum oleh dokter RSUD Manggar, juga menyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dan penyebab kematian karena terjadi penyumbatan jalan nafas akibat tenggelam,” tutupnya. (feb)