Awal Oktober, Film Jalan Pulang Dirilis

by -

*Brimob Perang Melawan Narkoba

Crew Hoki Production saat persiapan syuting, film “Jalan Pulang”.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Awal bulan Oktober tahun 2017 ini, film “Jalan Pulang” karya Detasemen B Brimob Polda Bangka Belitung (Babel) akan dirilis. Saat ini, film yang disutradrai Wisnu Anggara masih dalam proses syuting dan pengeditan video.

Kaden B Brimob Polda Babel AKBP Wahyu Dharmalaksana mengatakan, beberapa hari ke depan, film ini akan segera rampung. Setelah itu dilakukan pengeditan dan akan ditayangkan ke seluruh masyarakat melalui layar tancap.

Selain itu, film ini akan dikirim ke Jajaran Brimob Polda Babel dan Mabes Polri. “Jadi, tidak hanya masyarakat Belitung yang bisa melihat film ini. Melainkan, jajaran atas juga akan mengetahui suasana dan kondisi di Belitung,” kata AKBP Wahyu, kepada Belitong Ekspres, Kamis (14/9) kemarin.

Dijelaskan AKBP Wahyu, ide awal ia membuat film ini. Katanya, adanya film tersebut merupakan suatu bentuk keprihatinan dia terhadap generasi muda, khususnya mereka yang terjerumus mengkonsumsi narkoba.

Dengan adanya film ini, diharapkan pemuda-pemudi dan masyarakat Belitung, akan menjauhi narkoba. Sebab, seseorang yang sudah terjerumus di lingkaran tersebut, susah untuk kembali seperti sebelumnya.

Maka dari itu, dinamakan film ini “Jalan Pulang”. Dalam film ini, diceritakan tentang bahaya narkoba. “Sedikit kami jelaskan juga. Ketika seseorang mengkonsumsi narkoba, maka ia akan menggali kuburannya sendiri,” kata AKBP Wahyu.

“Sebab, saat seseorang sudah mengkonsumsi, maka sulit untuk keluar dari itu. Jadi, dalam hidupnya hanya ada dua pilihan yakni mati atau masuk penjara,” pungkas AKBP Wahyu dengan nada greget.

Sementara itu, sutradara Film Jalan Pulang Wisnu Anggara mengatakan, pengambilan gambar dalam waktu dekat akan selesai. Target syuting ini, selama sepuluh hari. Untuk artisnya, dia mengambil pemuda-pemudi Belitung.

“Sebelumnya, kita sudah melakukan seleksi. Selain itu, kami juga mengambil pameran film ini dari anggota Brimob Polda Babel,” ungkap pria yang dikenal dengan Wisnu Hoki ini, di Markas Brimob Tanjungpandan, kemarin.

Untuk lokasi syuting, dia mengambil di lokasi di pulau-pulau kecil di kawasan Tanjung Kelayang. Dalam pengambilan gambar maupun adegan, tidak ada kendala berarti. Katanya, semua bisa memainkan peran. Namun, hanya merubah karakter para artis ini.

Ketika disinggung mengenai dana pembuatan film ini, ia menyebut dapat kucuran dari Kaden Brimob. “Sebenarnya yang mau mendanai film ini ada beberapa. Namun, kita tetap komitmen film ini tidak dikomersilkan,” ungkap Wisnu.

Sebab, film tersebut bersifat sosial. Bahkan, para artis pun menyatakan tidak menarik tarif mahal dalam karyanya. “Mereka tetap satu misi denga kita yakni, Say No Drugs,” tandas videografer yang akrab disapa Wisnu Hoki ini. (kin)