Awas, Penipuan Lewat SMS dan Telepon

by -

*Polres Meminta Warga Lebih Berhati-hati
TANJUNGPANDAN-Penipuan melalui telepon atau SMS tidak hanya berkedok kupon undian. Kali ini, modus penipuan melalui telepon mengatasnamakan instansi yakni Polisi. Pelaku mengaku sebagai anggota Sat Narkoba Polres Belitung, dia meminta uang kepada korban yang merupakan warga Tanjungpandan. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus penipuan melalui SMS marak, setidaknya tiga warga mengaku hampir saja jadi korban penipuan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong EKspres menyebutkan, salah satu warga Tanjungpandan belum lama ini, ditelepon oleh pelaku mengaku sebagai anggota Polres Belitung. Dia mengatakan, anaknya diamankan polisi lantaran tersandung kasus narkoba.
Korban yang pada saat itu kaget, langsung kebinggungan. Setalah itu, pelaku meminta pulsa, hingga akhirnya dia meminta sejumlah uang untuk ditransfer ke sebauh nomor rekening. Mengetahui hal tersebut, korban langsung menghubungi  Babinkamtibmas di wilayah setempat.
Setelah dicek, ternyata anak tersebut  tidak ada tersandung kasus narkoba, seperti yang ucapkan pelaku. Hingga akhirnya anak tersebut pulang ke rumah dengan kondisi aman.
Kasat Binmas Polres Belitung AKP Argya Satria seizin Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara membenarkan adanya berita tersebut. Menurut AKP Argya, pelaku merupakan sindikat, yang mengetahui seluk beluk Polres Belitung.
“Kami sudah menanyai korban, setelah mendapat laporan tersebut, dia langsung menanyakan ke Babinkamtimas setempat. D an ternyata anaknya tidak tersandung kasus,” ujar Kasat Binmas kepada Belitong Ekspres, Kamis (5/3) kemarin.
AKP Argya menambahkan, dirinya sudah melacak keberadaan nomor yang telah menelepon korban. “Setelah dilacak, ternyata nomor tersebut berada di daerah Medan Sumatera Utara,” katanya.
Kasat Binmas menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Belitong agar berhati-hati dengan maraknya penipuan melalui telepon atau SMS. “Jangan mudah percaya dengan iming-iming yang dijanjikan. Jika ada yang mencurigakan, segera lapor ke polisi,” pungkasnya. (kin)