Ayo!! Kenali dan Waspadai Penyakit Atresia Bilier

by -

KOBA – Sejumlah organisasi masyarakat (ormas) di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menggelar kampanye peduli penyakit Atresia Bilier (AB) di seputaran Kota Koba, Minggu (20/9) kemarin. Turut serta dalam mengkampayekan waspada AB, Karang Taruna Simpang Perlang, DPC Aliansi Wartawan Indonesia (AWI), Dayang Bateng dan Gerakan Pemuda Peduli Lingkungan dan Warga Kurang Mampu (GPPL-WKM) bersama Pejuang Hati dari Nyfara Foundation Indonesia.
Ryon (27) selaku Ketua pelaksanan kampanye mengungkapkan, ini merupakan aksi kepedulian pihaknya terhadap bahaya penyakit AB. Aksi kampanye digelar serentak di 26 kota di Indonesia yang dinamai dengan Gerakan 20 September Pejuang Hati Indonesia (G-20S/PHI). Ryon merupakan orang tua dari Ryu (2) salah satu penderita AB asal Bateng yang telah berhasil melakukan tranpalantasi hati demi kesembuhan buah hatinya.
“Melalui kampanye ini kita harap masyarakat dapat mengenal penyakit ini, baik dari gejala awal hingga penanganannya, dan tidak ada lagi anak penderita AB terlambat mendapatkan penanganan medis,” ungkapnya kepada wartawan.
Menurut Ryon, penyakit AB sangat rumit dan selama ini banyak penderita terlambat datang ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan. “Dengan semakin banyaknya masyarakat kita mengetahui penyakit ini, setidaknya masyarakat dapat mengenal gejala awal dari penyakit AB sehingga cepat mendapatkan penanganan dan memperkecil resiko kematian bayi,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu peserta kampanye perwakilan dari GPPL-WKM, Dzulsyifa Olivia (21) menjelaskan, penyakit AB merupakan penyakit saluran empedu pada bayi yang tidak terbentuk secara normal. Jika tidak terdeteksi secara dini, maka berdampak pada gagal hati. “Maka dari itu kita ingin kepada orang tua khususnya kaum ibu untuk mengenal gejala awal penyakit AB, seperti tubuh bayi menguning lebih dari dua minggu, tinja berwana pucat atau coklat, urin berwarna pekat, dan limpa membesar. Jika menemukan pada bayi gejala seperti ini, harap cepat di periksakan ke dokter guna mendapatkan penanganan medis,” urainya.
Aksi kampanye waspada AB dengan membagikan brosur-brosur tentang pengenalan penyakit AB kepada pengguna jalan. Selain itu, pembagian balon dan brosur AB kepada anak-anak dan para ibu di pantai Gebang Kemilau Arung Dalam Koba dan diakhiri dengan pelepasan balon menandai puncak kampanye pada sore hari.(and)