Ayo, Masyarakat Jadi Pengawas Pemilu 2019

PEMILU 2019

belitongekspres, PANGKALPINANG – Ketua Bawaslu Kota Pangkalpinang, Ida Kumala mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan pemilu tahun 2019.

RajaBackLink.com

Salah satu caranya, dengan menjadi pengawas partisipasi bawaslu.

“Kita ketahui bersama, pemilu 2019 ini cukup banyak, mulai dari pemilihan capres dan cawapres, DPR RI, DPD RI hingga DPRD Kota Pangkalpinang.

Dan untuk caleg DPRD Kota Pangkalpinang itu berjumlah 422 orang, sehingga kita tidak akan bisa mengawasi setiap peserta pemilu, sementara jumlah pengawas kita terbatas, jadi kami butuh masyarakat untuk berpartisipasi untuk mengawasi pesta demokrasi,” ungkap Ida Kumala kepada Babel Pos belum lama ini.

Selaku pengawas pemilu, diakui Ida, pihaknya siap melakukan pengawasan terhadap jalannya proses pemilu 2019. Namun dengan keterbatasan itu, pihaknya menyadari kinerjanya tidak akan berjalan optimal tanpa adanya bantuan dan dukungan dari masyarakat.

“Seperti saya bilang, kami sebagai pengawas pemilu, jajaran kami tidak banyak. Cuma sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017, kami memberikan masyarakat untuk menjadi mitra, menjadi pengawas partisipasi, sehingga setiap saat melaksanakan sosialisasi kami mengajak masyarakat untuk melakukan pengawasan, minimal pengawasan mengawasi diri sendiri, keluarga dan lingkungan,” tegasnya.

“Karena pengawas pemilu sesuai dengan yang diatur undang-undang jumlahnya terbatas dan tidak mungkin bisa mengawasi seluruh wilayah
Kota Pangkalpinang terutama ada saat kampanye,” tambah Ida.

Makanya, dikatakan Ida, saat ini pihaknya sudah mencoba melakukan segala sesuatu yang berhubungan dengan sosialisasi. Pihaknya sudah mengajak segala kelompok marginal yang memang tidak pernah dilibatkan dalam pemilu.

“Nah, kami juga sudah mengajak FKUB, kepala sekolah negeri swasta dan kepala puskesmas se-Pangkalpinang untuk menjadi mitra pengawas pemilu, itu yang kami sudah lakukan sesuai tahapan,” terangnya.

Kemudian untuk tahapan akhir, lanjutnya, pihaknya akan merekrut merekrut pengawas PPS sesuai UU No 7 tahun 2017. Sesuai jumlah TPS di Pangkalpinang, yaitu 529 TPS, maka Bawaslu Pangkalpinang akan merekrut 529 pengawas TPS.

Lalu, untuk tahun 2019, sudah ada pengawas TPS. Hal ini berbeda dengan UU pemilu tahun 2014. Pada pelaksanaan pilwako dan pilgub kemarin, Bawaslu Pangkalpinang juga sudah melaksanakan perekrutan pengawas, sehingga pengawass TPS lah menjadi wasit dan mengawasi proses pemilu di TPS.

“Mudah-mudahan ini terealisasi karena kita sangat sulit mencari orang-orang yang mau menjadi penyelenggara pemilu dengan kerja dan tanggung jawab yang luar biasa dengan dilengkapi finansial yang tak seberapa.

Tapi kami yakin dengan adanya dukungan Pemkot Pangkalpinang kami yakin warga Pangkalpinang masih bersedia untuk menjadi penyelengara pemilu demi suksesnya pemilu 2019,” tukasnya. (pas)

author

Author: 

Leave a Reply