Babel Kini Sudah Terang Benderang

by -

*Pulau Sumedang Desa Terakhir Teraliri Listrik

utama-edisi-31-maret-2017-Tinjau-Mesin
TINJAU MESIN PLTD: Wabup Belitung Erwandi A Rani bersama GM PT. PLN Persero Wilayah Babel Susiana Mutia, saat meninjau mesin PLTD Desa Pulau Sumedang, Kamis (30/3). Foto Yudiansyah | belitongekspres.co.id

MEMBALONG – Seluruh desa di Provinsi Bangka Belitung (Babel) kini sudah terang benderang. Desa Pulau Sumedang yang terletak di Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, merupakan desa terakhir yang mendapat akses listrik dari PT. PLN (Persero) Bangka Belitung.

General Manager (GM) PT PLN Bangka Belitung (Babel), Susiana Mutia mengatakan, pemasangan jaringan listrik di pulau berpenduduk 150 kepala keluarga (KK) ini menandai 100 persen desa berlistrik di Babel. Desa ini dialiri listrik oleh PT. PLN sejak 16 Desember 2016 lalu.

Hal itu disampaikannya dalam acara Tasyakuran 100 Persen Desa Berlistrik dan Groundbreaking PLTD Tersebar 22,1 MW, di Desa Pulau Sumedang, Kecamatan Membalong, Kamis (30/3). Acara ini dihadiri Wakil Bupati Belitung Erwandi A Rani beserta rombongan PT. PLN dan para jurnalis dari media nasional.

“Desa Pulau Sumedang ini, merupakan desa terakhir, atau desa ke 381 yang mendapatkan aliran listrik dari PLN Babel. Jadi sekarang ini, sudah tidak ada lagi, desa yang tidak terlistriki di Bangka dan Belitung,” kata Susiana.

Susiana menuturkan 100 persen desa berlistrik Babel dapat terwujud berkat kerja sama PLN dengan pemerintah daerah setempat, tokoh masyarakat dan warga yang lahannya dilewati jaringan listrik PLN.

“Ini adalah komitmen PLN membangun infrastruktur listrik ke desa-desa hingga ke pulau terluar. Kami bekerja sama dengan kepala daerah untuk melistriki secara bertahap. Dan alhamdulillah desa ini kini sudah berlistrik,” ujarnya.

Lebih lanjut Susiana mengatakan, PLN juga akan membangun tambahan PLTD tersebar 22,1 MW di 11 lokasi, 8 di antaranya pulau terluar. Nah, untuk di Desa Pulau Sumedang sendiri akan mendapat tambahan PLTD 3 x 100 KiloWatt (KW).

“Mudah-mudahan prosesnya berjalan lancar, gak ada hambatan, sehingga akan mendapat tambahan lagi PLTD 3 x 100 MW di sini (Pulau Sumedang,red) tahun 2017,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pulau Sumedang Samsir, atas nama masyarakat mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak PT. PLN Babel. Berkat ada jaringan listrik tersebut, kini Pulau Sumedang terang benderang meski baru 12 jam.

Menurutnya masyarakat desa sudah mendambakan aliran listrik sejak lama. Sebelumnya pada tahun 2012 lalu, memang sudah ada rencana Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) masuk di pulau yang masyarakat berprofesi nelayan tersebut.

“Alhamdulillah, kami atas masyarakat sangat bersyukur akhir tahun 2016 lalu, desa kami sudah dialiri listrik. Kami mengucapkan banyak terimakasih pihak PLN Babel,” kata Samsir.

Saat ini, PLTD dengan daya 120 KiloWatt (KW) baru beroperasi 12 jam, dari  pukul 18.00 WIB sampai 06.00 WIB meski belum 24 jam. Tentu ini menjadi berkah dan nikmat tersendiri bagi warga desa. Masyarakat sudah merdeka dari kegelapan malam.

Dari 150 kepala keluarga (KK) di Desa Pulau Sumedang, PLN telah mengaliri listrik kepada 97 pelanggan. Terdiri dari 93 rumah tangga, 2 sosial, dan 2 pemerintah dengan daya 1.300 volt ampere (VA). Kedepan masyarakat berharap listrik di desa tengah laut yang berpenduduk sekitar 550 jiwa ini, bisa 24 jam.

“Masyarakat kini sudah bisa memanfaatkan listrik untuk peralatan elektronik, mesin cuci, mesin dan lain sebagainya. Dan yang paling penting, anak-anak sudah bisa belajar dengan nyaman pada malam hari, dengan adanya listrik ini,” ucap Kades.(yud)