Babel Segera Punya Pesantren Selevel Gontor

by -
Suasana peresmian yayasan Ash-Sholihin, kemarin Senin (9/4)

*Cetak Generasi Muda Bermoral & Berakhlak

Suasana peresmian yayasan Ash-Sholihin, kemarin Senin (9/4)
Suasana peresmian yayasan Ash-Sholihin, kemarin Senin (9/4)

PANGKALPINANG – Di tengah pesatnya kemajuan teknologi, moral kian tergerus bahkan perbuatan amoral kian merajalela. Untuk itu, rencananya di Bangka Belitung akan ada pesantren sekelas Gontor untuk menangkal radikalisme terkhusus di Babel.
Kabar gembira ini diperdengarkan di sela peresmian yayasan Ash-Sholihin, kemarin Senin (9/4). Dalam helatan itu, hadir Dir Binmas Polda Babel, Kombes Badya Wijaya mewakili Kapolda.
Diharapkan, nantinya pesantren yang akan dinamai Ash-Sholihin itu dapat mencetak generasi muda bermoral dan berakhlak. Sejauh ini, generasi muda banyak yang sudah keluar rel, jauh dari ibadah.
“Banyak pemuda yang sudah jauh keluar dari rel norma agama, contohnya Yuyun yang terdzolimi akibat para pemuda tidak beribadah. Diharapkan juga nanti pesantren ini dapat mencetak pemimpin bangsa akan lahir dai atau gubernur di sini. Dengan adanya agama yang kuat dijauhkan dari kekerasan kita harapkan demikian. Semoga lebih aman. Kita sahabat pesantren,” urainya.
Sementara, Gubernur Babel, Rustam Effendi, yang juga hadir meski terlambat, mengatakan dengan nantinya terbangun pesantren ini dapat menjadikan salah satu sarana membentuk karakter anak bangsa. Dirinya yang juga penasehat pesantren Ash-Solihin mengaku percepatan arus teknologi sudah membuat generasi muda semakin jauh dari agama.
“Ini sejalan dengan visi misi kita untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) khusus bidang pendidikan dan keagamaan. Sinergi ini untuk percepatan pembangunan Babel. Meningkatkan kualitas ketakwaan dan keimanan, mereka ini nantinya akan kita harapkan jadi pemimpin bangsa kedepan. Mari sama-sama bersinergi percepatan pembangunan ini,” tukasnya.
Hadir juga Pembina pondok pesantren Ash-Solihin, Sulastini dan Suherlan. Diharapkan kehadiran para tamu undangan ini dapat memuluskan niat mereka membangun pesantren dengan konsep pendidikan terpadu. Rencananya pesantren ini akan dibangun di tanah pribadi seluas 70 hektar di Jalan Mangkol, Desa Terak Bangka Tengah.
“Acara ini selain memperkuat persaudaraan juga ingin meminta doa restu agar rencana yang telah lama kami niatkan ini terwujud. Sejauh ini sudah dimulai tahapan pembangunannya,” ujar Sulastini.
Ditambahkan Ketua Yayasan Ash-Solihin, Arkaa Ahmad Agin, ide ini sekian lama terpendam, ini merupakan upaya untuk menamakan amal jariyah, membangun Babel. Pesantren akan dibuat dengan konsep terpadu, 50 orang santri/santriwati tahap pertama digratiskan.
“Bahasa percakapan harian konsep Gontor, bahasa Inggris mutlak bahasa Arab wajib. Pagi sekolah terpadu, sorenya pendidikan keagamaan ditambah skill tambahan komputerisasi, juga teknik merias dan menjahit. Bekal saat tamat dari pesantren ini ada skill tambahan. Dengan Pendidikan tingkat tsanawiyah, nanti akan ditingkatkan aliyahnya. Santriwan/santriwati angkatan pertama dari Babel. Setelah ini akan atur waktu peletakan batu pertama. Kondisi sekarang memprihatinkan, perilaku menyimpang amoral, krisis mental. Mudah-mudahan dapat menghasilkan insan yang bertakwa,” tutupnya.
Helatan ini juga dihadiri oleh DPP Himpunan Ahli Rias (Harpi) serta para pengurus DPD Harpi Babel. Melalui Ketua DPP Harpi Indonesia, Sujatmi Harun, mereka juga memberikan santunan kepada para anak asuh yayasan Ash-Solihin. Diharapkan bantuan ini dapat bermanfaat untuk mereka. (tob)