Bakal Masuk BPJS Ketenagakerjaan

by -

MANGGAR – Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) bakal terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Beltim, Talafuddin menilai keikutsertaan PNS dalam program BPJS Ketenagakerjaan sangat penting karena sudah diamanatkan Undang-Undang dan para PNS akan mendapat kepastian jaminan berupa penggantian biaya atau santunan apabila yang bersangkutan mengalami kecelakaan kerja, cacat dan kematian.

“Keikutsertaan PNS Beltim dalam BPJS Ketenagakerjaan adalah wajib sesuai undang-undang. Hal itu akan memberikan rasa aman dan kepastian bila terjadi resiko,” kata Talafuddin dalam sambutannya membuka sosialisasi BPJS ketenagakerjaan bagi PNS di lingkungan Pemkab Beltim, Rabu (25/3).

Talafuddin mengatakan anggaran keikutsertaan PNS dalam program BPJS Ketenagakerjaan, akan dibebankan melaluiAnggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun depan, dimana sebelumnya akan dilakukan pengkajian sesuai kemampuan daerah.

“Program ini akan diusulkan dalam APBD tahun depan dan sebelumnya akan dikaji sesuai aturan dan kemampuan daerah karena pemda harus menganggarkan 0,4 persen dari gaji pegawai,” ungkap Talafuddin.

Dalam sosialisasi BPJS bagi kalangan PNS Beltim, ujar Talafuddin  merupakan tindak lanjut perjanjian kerjasama yang dilakukan beberapa waktu yang lalu dengan ruang lingkup antara lain peningkatan kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan yakni program jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua dan jaminan kematian.

Talafuddin juga berharap Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pembantu Belitung dapat berkoordinasi dan bekerjasama dengan Dinas terkait, baik dari persoalan pemotongan iuran Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian maupun masalah manfaatnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP BelitungIrsan Sigma Octavian meminta agar semua PNS di Kabupaten di Beltim dapat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan mengingat tujuan keikutsertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan rasa nyaman sekaligus perlindungan saat bekerja maupun hari tua.

“Dengan masuk program BPJS, PNS akan lebih memperoleh perlindungan jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan pensiun,” paparnya.

Pada kesempatan ini, Sekda Beltim dan Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Beltim, Zuryanti juga menyerahkan secara simbolis  santunan kematian atas kecelakaan kerja dan tabungan Jaminan hari tua kepada Ahli waris Ibu Hamida dari Almarhum Hudri karyawan dari PT Pratama Unggul Sejahtera sebesar Rp. 106.560.000 kemudian santunan biaya pemakaman senilai Rp 2.000.000, tabungan jaminan hari tua dan santunan berkala dibayar sekaligus sebesar Rp 4.800.000.

“Terimakasih atas santunan yang diberikan ini,” ujar Hamidah sambil menitikkan air mata.

Selain itu, dilakukan pula penandatangan secara simbolis perjanjian kerjasama Trauma Centre antara RSUD Kabupaten Beltim dengan BPJS Ketenagakerjaan. Trauma Centre ini adalah bentuk kemudahan fasilitas lain yang bisa dirasakan korban kecelakaan kerja. (feb)