Bakal Tinjau Lokasi SUTT

by -

KOBA – Komisi III DPRD kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Selasa (17/2) lalu memanggil managemen PLN cabang Koba dan sejumlah dinas terkait untuk membahas rencana pembangunan tower saluran udara tegangan tinggi (SUTT) di wilayah tersebut. Pasalnya, DPRD mendapat laporan dan keluhan masyarakat soal Pembangunan SUTT di Bateng, terutama di Desa Namang dan Koba. Masyarakat khawatir akan dampak negatif dari SUTT itu.
“Di sini kita ingin mengklarifikasi keluhan warga, mulai dari masalah ganti rugi lahan hingga dampat negatif seperti radiasi yang ditimbulkan dari tower SUTT sebesar 150 kilovolt ampere,” jelas Ketua Komisi III DPRD Bateng, Erlansyah Roskar, Selasa (17/2).
Erlansyah melanjutkan, setelah mendapat paparan dari masing-masing instansi, pihaknya berencana akan segera meninjau langsung ke lokasi pembangunan SUTT. “Pembangunan SUTT ini mendilema di masyarakat, karena di satu sisi kabupaten sangat membutuhkan tambahan daya listrik dan di sisi lain adanya keluhan masyarakat terkait SUTT yang terinterkoneksi dengan wilayah Sumatera,” imbuhnya.
Ditegaskan Erlansyah, terkait hal ini hendaknya pihak PLN secara gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan berbagai cara mulai dari turun langsung ke lapangan hingga menggandeng media massa. “Kalau daerah kita selalu kekurangan pasokan daya listrik, bagaimana investor mau masuk ke Bateng dan perekonomian masyarakat mau maju. Karena setiap perusahaan besar, tentunya membutuhkan pasokan listrik yang besar pula,” tegasnya.
Sementara Kepala PLN cabang Koba, Robert membenarkan program pembangunan SUTT tersebut, namun dirinya tak dapat berbicara banyak terkait permasalahan teknis karena  kewewenangan pihak unit induk pembanguan III Palembang. Sementara untuk jaringan yang akan dibangun, yakni sepanjang 137 KM dibangun mulai dari Pangkalpinang, daerah Kampak, hingga sampai ke Koba kemudian menyambung ke Toboali.
“Jelasnya pembangunan jaringan SUTT ini berbeda dengan Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET), kalau SUTT dengan tegangan 30KV-150KV sedangkan SUTET dengan tegangan 200KV-500KV,” tandas Robert.(and)