Bandar Narkoba Ditembak

by -

KOBA – Upaya pengungkapan kasus-kasus narkoba di wilayah hukum Bangka Tengah terus dilakukan Polres Bangka Tengah. Sejak tiga bulan terakhir terhitung sejak awal Januari 2017 ini hampir 10 kasus narkoba berhasil diungkap Sat Res Narkoba Polres Bangka Tengah. Pengungkapan yang terbaru dilakukan pada Sabtu (24/03/2017) kemarin.

Salah seorang terduga bandar narkoba asal Lampung, Aripin (37) dibekuk ketika akan melakukan transaksi jual beli narkoba jenis sabu-sabu. Karena berusaha melakukan perlawanan, pelaku pun akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas.

Informasi yang berhasil dihimpun Babel Pos, peristiwa pembekukan ini dilakukan sekitar pukul 12.30 Wib di jalan Simpang Bemban Desa Nibung Kecamatan Koba. Kronologis pembekukan terhadap pelaku berawal dari diterimanya informasi mengenai akan dilakukannya transaksi narkoba. Setelah melakukan penyelidikan mendalam, Tim Buser Sat Res Narkoba mencurigai seseorang yang belakangan diketahui bernama Aripin dan bermukim di Gang Listrik Kelurahan Simpang Perlang.

Melihat gerak gerik pelaku yang mencurigakan dan tak ingin buruannya lolos, aparat pun langsung menghentikan laju sepeda motor pelaku di Simpang Bemban. Ketika sedang diamankan, ternyata pelaku langsung melakukan upaya perlawanan terhadap aparat. Tembakan peringatan pun dikeluarkan sebanyak tiga kali. Namun, pelaku tetap menggubrisnya dan malah berusaha melarikan diri. Karena tidak mengindahkan peringatan, pelaku pun akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kakinya. Kemudian langsung dilakukan penggeledahan terhadap pelaku dan berhasil ditemukan barang bukti yang diduga narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 8 paket. Pelaku beserta barang bukti pun langsung digelandang ke Mapolres Bangka Tengah guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kabag Ops. Polres Bangka Tengah, Kompol. Nur Samsi seizin Kapolres Bangka Tengah, AKBP. Frenky Yusandhy saat dikonfirmasi membenarkan dibekuknya salah seorang terduga bandar narkoba ini. Dikatakannya saat ini pelaku telah diamanakan di Mapolres Bangka Tengah guna dilakukan pengembangan.  “Pelaku sudha kita amankan dan kasus ini masih kita dalami lebih lanjut guna mengungkap jaringan pelaku,” ujarnya, Minggu (25/03/2017) kemarin.

“Barang bukti yang berhasil kita amakan, berupa 8 paket yang diduga narkoba jenis sabu-sabu seberat 3,5 gram dan satu unit sepeda motor yang digunakan oleh pelaku,” tambahnya.  (red)