Bandel, Satpol PP Beltim Tertibkan Tambang di Kawasan Pice Gantung

by -
Bandel, Satpol PP Beltim Tertibkan Tambang di Kawasan Pice Gantung
Petugas dari Satpol PP Beltim melakukan penertiban tambang di kawasan bendungan Pice Gantung.

belitongekspres.co.id, GANTUNG – Puluhan Anggota Satpol PP Kabupaten Beltim diturunkan untuk melakukan penertiban aktifitas tambang di bendungan Pice Gantung yang merupakan objek vital pemerintah, Selasa (30/) malam. Apalagi sebelumnya, Gubernur Bangka Belitung bersama Kapolda dalam kunjungannya telah mengingatkan para pihak agar menjaga kawasan tersebut.

Kasatpol PP Kabupaten Beltim, Zikril menegaskan penertiban aktifitas tambang yang dimodifikasi dengan istilah tambang suntik adalah upaya menjaga wibawa pemerintah dari penambangan ilegal dan objek vital.

“(Ini) menyangkut wibawa pemerintah, sering kali kita dipermainkan. Paling tidak kita terapkan Perda Tibum atau mungkin nanti tipiring atau tipidum,” tegas Zikril saat dikonfirmasi Belitong Ekspres, Rabu (3/31) kemarin.

Diakui Zikril, penertiban yang dilakukan pada Selasa malam memang tidak menemukan pelaku. Namun alat kerja tambang yang ditemukan petugas penertiban langsung didata dan diangkut ke markas Satpol PP untuk kepentingan penyidikan apabila ada pemilik yang mengaku.

“Kita tidak akan main-main, kalau nanti kedapatan pelaku akan kita proses dengan Perda melalui PPNS yang ada di kita. Kalau tidak, mau tidak mau kita koordinasi dengan kepolisian, mungkin diserahkan ke penyidik kepolisian,” tegasnya.

Adapun kronologis penertiban pada Selasa malam (30/3) dimulai pukul 21.00 WIB. Petugas Satpol PP yang dipimpin Kasi Ops Gakumda Hardiyanto Wiwoho Harsely Sitepu bersama anggota patrolinya melakukan penyisiran dan deteksi TI Rajuk di wilayah PDAM Selinsing dan TI Suntik di wilayah sayap bendungan Pice.

“Kami mendapatkan perintah langsung dari Wakil Bupati Beltim tentang adanya informasi mulai beroperasinya ponton rajuk didekat lokasi PDAM Gantung karena beberapa hari terakhir sungai Lenggang terlihat mulai keruh,” bunyi rilis Kasatpol PP yang disampaikan ke sejumlah media.

Menindaklanjuti laporan dari masyarakat dan Perintah Wabup tersebut, Zikril menegaskan pejabat operasional dan anggotanya langsung diturunkan menuju lokasi bersama regu patrolinya di lokasi tersebut. Setiba d ilokasi PDAM Selinsing, petugas mendengar suara mesin TI Rajuk yang sedang beroperasi, tetapi lokasi susah di jangkau dikarenakan air sungai naik.

“Tim kemudian melanjutkan penyisiran ke lokasi lain dan ditemukan dua set alat TI suntik yang masih beroperasi berupa selang dan spiral dibelakang Aset Pemda (Rumah Jaga Pice Lama) tetapi pemilik TI tersebut sudah melarikan diri meninggalkan barang bukti, disinyalir informasi terkait penertiban ini telah bocor. Barang bukti selanjutnya diamankan petugas ke Kantor Satpol PP untuk dilakukan pendataan,” ungkap Zikril. (msi)