Bank Mandiri Syariah KCP Tanjungpandan Lakukan Program BMB untuk Umat

by -
Mandiri Syariah KCP Tanjungpandan Lakukan Program BMB untuk Umat
Program BSM Mengalirkan Berkah (BMB) dengan menyerahkan bantuan dalam bentuk sembako.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Bank Mandiri Syariah KCP Tanjungpandan menggelar Program BSM Mengalirkan Berkah (BMB) dengan menyerahkan bantuan dalam bentuk sembako sebesar Rp10 juta kepada masyarakat. Kegiatan ini adalah rangkaian Milad (ulang tahun) ke-21 Bank Syariah Mandiri (BSM) pada 1 November 2020.

Bantuan tersebut diserahkan ke masyarakat Kecamatan Tanjungpandan dan Badau melalui Masjid Al Ijtihad Jalan pemuda Air Raya, Masjid Al Michrob Marakas, Tanjungpandan dan Masjid Al Mukarromah Kacang Butor.

Branch Manager BSM KCP Tanjungpandan Moh Supriyanto menyerahkan secara simbolis kepada Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Al Ijtihad Jalan Pemuda Air Raya, Masjid Al Mukarromah Kacang Butor dan Masjid Al Michrob Marakas Tanjungpandan, Minggu (15/11).

Moh Supriyanto mengatakan, BMB adalah program sinergi Mandiri Syariah dan Laznas BSM Umat untuk masyarakat termasuk mereka yang terdampak Covid-19. Dengan total nilai bantuan sebesar Rp 9,7 miliar, BMB menyasar empat concern utama yakni ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan dan bantuan modal usaha untuk masyarakat.

“Untuk ketahanan pangan kami berikan dalam bentuk bantuan/santunan sembako senilai Rp165.000/paket, bantuan pendidikan kami eksekusi melalui program orang tua asuh atau beasiswa bagi pelajar yatim dan dhuafa sebesar Rp300rb/siswa/bulan, bantuan kesehatan kami berikan dalam bentuk bantuan alat sanitasi (sarana cuci tangan, masker, handsanitizer, desinfektan, thermometer tembak dan alat kesehatan lainnya),” jelasnya.

“Adapun untuk bantuan modal usaha kecil (ultra micro) diberikan kepada masyarakat terdampak Covid, misalnya pedagang, tukang ojek, dll, dengan maksimal nilai bantuan Rp500.000,- per 1 usaha,” imbuh Moh Supriyanto.

Dia menambahkan, BMB juga merupakan implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) Mandiri Syariah yang ditujukan bagi kemaslahatan umat dan lingkungan dengan memfungsikan masjid sebagai distribution channel dan basis pelaksanaan program.

Pada program yang dilaksanakan selama Oktober dan November 2020 di Region dan Area Mandiri Syariah seluruh Indonesia ini, Mandiri Syariah turut melibatkan seluruh stakeholders, termasuk nasabah dan pegawai untuk memberikan nilai tambah kepada umat dan lingkungan.

“Dalam menjalankan operasional Bank, kami tidak hanya berorientasi pada profit, namun juga people (masyarakat dan umat) dan planet (lingkungan),” tukas Moh Supriyanto.

“Pandemi Covid-19 ini ujian bagi semua dan mendorong masyarakat untuk saling peduli kepada sesame dan mereka yang secara ekonomi juga terdampak. Karena itu kami berterima kasih kepada nasabah dan pegawai yang bahu membahu berdonasi dan berkontribusi dalam program BMB ini,” tambahnya.

Secara secara teknis, Mandiri Syariah akan menilai aspek apa yang menjadi kebutuhan prioritas masjid sesuai persetujuan pihak masjid. Kemudian masjid akan memberikan rekomendasi penerima sesuai syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Berupaya menjadi sahabat finansial, spiritual dan sosial bagi nasabah serta menempatkan customer centric sebagai prioritas, Mandiri Syariah fokus pada produk retail dan konsisten melakukan inovasi dalam layanan digital.

Layanan digital diimplementasikan dalam aplikasi Mandiri Syariah Mobile, Net Banking maupun layanan digital branch. Diantaranya fitur buka rekening online, tarik tunai tanpa kartu ATM, layanan interaktif virtual yang dapat diakses selama 24 jam (Aisyah) dimana ketiga fitur tersebut baru dimiliki oleh Mandiri Syariah. Ataupun fitur layanan khas syariah lainnya seperti info waktu sholat, lokasi masjid terdekat, ziswaf, dan lain-lain.

Hingga September 2020, kinerja Mandiri Syariah tumbuh dengan baik, resilient, dan solid dengan kualitas yang terjaga. Mandiri Syariah berhasil meraih pencapaian tertinggi dengan menghimpun laba tembus ke angka Rp1,07 triliun (unaudited), dan meningkatkan pembiayaan hingga 7,39% yoy menjadi Rp79,27 triliun dengan kualitas terjaga baik.

Peningkatan laba bersih dan pembiayaan Mandiri Syariah ditopang dengan adanya pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai 17,28% yoy menjadi Rp106,12 triliun sehingga asset Mandiri Syariah mencapai Rp119,43 triliun, tumbuh 16,19% dari periode yang sama tahun sebelumnya. (rel)