Bank SumselBabel Cabang Manggar Siapkan Rp 20 Miliar Selama Libur

by -
Bank SumselBabel Cabang Manggar Siapkan Rp 20 Miliar Selama Libur
Wakil Pimpinan Bank SumselBabel Cabang Manggar, Al Yoppie Kusuma.

Penukaran Pecahan Uang Kecil Dibatasi

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Bank SumselBabel Cabang Manggar menyiapkan dana sebesar Rp 20 miliar guna mengantisipasi transaksi perbankan selama libur Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah. Dana tersebut bisa ditarik langsung di teller (selama bank masih beroperasi) dan di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang tersebar di sejumlah titik.

“Seperti biasa kita di tiap menyambut hari raya Idul Fitri bank SumselBabel Manggar telah menyiapkan dana untuk persiapan penarikan THR dari teman-teman di Pemda maupun di swasta. Bank SumselBabel Manggar telah menyiapkan dana sekitar Rp. 20 milyar, itu untuk persiapan untuk di tarik,” ungkap Wakil Pimpinan Bank SumselBabel Cabang Manggar, Al Yoppie Kusuma.

Total ada sebanyak 9 ATM termasuk yang berada di Kecamatan Kelapa Kampit, Simpang Pesak, Gantung. Sisanya ada di Kecamatan Manggar.

“Untuk di ATM yang tersedia di Kecamatan Kampit, Simpang Pesak, Gantung dan khususnya yang ada di Cabang Manggar, Bank SumselBabel Manggar telah menyiapkan dana untuk di ATM yang telah tersebar di berbagai tempat di Kabupaten Beltim,” terangnya.

Khusus penukaran uang pecahan kecil, Bank SumselBabel tetap bergantung pada pembagian dari Bank Indonesia. Tahun ini, pembagian dibatasi dan bahkan tidak menyediakan penukaran mengingat suasana pandemi Covid-19.

“Bank Indonesia tidak menyediakan uang penukaran kecil itu yang baru tidak dalam jumlah yang banyak, tapi dalam terbatas. Jadi mungkin juga untuk mengurangi pertemuan atau physical distancing makanya uang kecil mungkin dikurangi juga untuk penyebaran,” kata Al Yoppie.

Sebagai solusinya, Bank SumselBabel Cabang Manggar menyarankan keperluan dana dapat dilakukan dengan tarik tunai di ATM atau teller.

“Bank SumselBabel mengarahkan agar dapat ditarik melalui ATM ataupun fasilitas transfer. Kalau uang kecil ini biasanya untuk anak-anak ya mungkin kalau sudah punya tabungan mungkin ditransfer dari orang tuanya langsung dari ke rekening anak-anak mereka jadi tidak dalam bentuk cash,” jelasnya.

“(Ini) mungkin hal yang baru tapi mudah-mudahan bisa di aplikasikan untuk melaksanakan program non tunai,” tandas Al Yoppie. (msi)

Editor: Yudiansyah