Bank SumselBabel Manggar Luncurkan Barcode Wajib Pajak

by -
Bank SumselBabel Manggar Luncurkan Barcode Wajib Pajak
Simbolis penyerahan kode barcode Bank SumselBabel di Kantor Samsat (UPTD Bakuda Babel) wilayah Belitung Timur (Beltim).

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Bank SumselBabel Cabang Manggar meluncurkan program pembayaran non tunai di sejumlah fasilitas pelayanan publik. Salah satunya pembayaran pajak kendaraan di Kantor Samsat (UPTD Bakuda Babel) wilayah Belitung Timur (Beltim).

Wakil Pemimpin Cabang Bank SumselBabel Manggar, Achyar Rahmadansyah saat ditemui di Kantor Samsat Beltim menjelaskan pembayaran pajak non tunai merupakan dukungan perbankan terhadap program pemerintah.

Dengan memanfaatkan layanan QRIS ( kode standar pembayaran Nasional), wajib pajak yang juga nasabah Bank SumselBabel Cabang Manggar akan lebih mudah melakukan aktifitas perbankan di manapun dan kapan pun.

“Kalau pembayaran lebih mudah karena program pemerintah sekarang menggunakan non tunai. Jadi dari bank SumselBabel memberikan kemudahan kepada wajib pajak dan nasabah untuk melakukan pembayaran non tunai. Cukup di barcode, dengan aplikasi mobile banking,” kata Achyar, Kamis (18/3) kemarin.

Dijelaskan Achyar, nasabah sekaligus wajib pajak dapat menggunakan fasilitas non tunai setelah menginstal aplikasi mobile banking di handphone berbasis android. “Kita mengharapkan masyarakat mempunyai aplikasi mobile banking. Jadi tidak perlu lagi membayar cash, apalagi disaat pandemi untuk menghindari pandemi,” ujarnya.

Menurut Achyar, pembayaran non tunai Bank SumselBabel Cabang Manggar juga dapat digunakan wajib pajak di UPT Bakuda dan lembaga Lazismu. Caranya cukup mudah, pelanggan cukup mendekatkan handphone android ke barcode Bank SumselBabel dan dilanjutkan dengan mengetikkan nominal bayar.

Kemudian, pembayaran akan langsung masuk ke rekening penampungan pajak. Bukti terkirim ditunjukkan kepada petugas loket untuk diteruskan ke loket pengambilan surat kendaraan.

Sementara itu, Kepala UPT Bakuda Bangka Belitung (Babel) wilayah Beltim Erwinsyah, menyambut baik upaya memudahkan wajib pajak membayarkan pajak.

“Dengan adanya aplikasi QRIS, kami berharap lebih memudahkan masyarakat membayar pajak. Masyarakat tidak perlu lagi membawa uang tunai. Nanti keluar berapa pajak, masukkan nominal dan dikirim,” singkatnya. (msi)