Banyak Pesilat Babel Rontok

by -

// Huzarni Enggan Saling Menyalahkan

PANGKALPINANG – Banyaknya pesilat Bangka Belitung (Babel) yang kalah dalam Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) IX Sumatera mengundang kekecewaan sendiri. Dari banyaknya atlet yang diturunkan, Babel baru meloloskan 3 atlet ke perempat final. Yakni Adau (kelas C putri), Rindu (kelas D putri) dan Erlangga (kelas G putra). Sementara pesilat lainnya kalah dari kontingen lainnya. Pada hari kedua pelaksanaan pertandingan pencak silat yang digelar di Amik Atma Luhur, Pangkalpinang, kemarin (15/11) misalkan, kelas C putra atas nama Arief Friyanto yang dipertandingkan kembali, kalah dengan Kepulauan Riau, Nasrullah begitu juga untuk kelas B putra Albar Widodo kalah dengan Aprin Ardianto dari Kepri, kelas I putra Reza kalah dengan Sumatera Barat.
Ketua Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Babel Huzarni Rani yang dikonfirmasi mengaku tidak kaget atas hal tersebut. Sebab kata dia, persiapan atlet sangatlah minim. “Tim lain sudah sejak lama persiapan. Bahkan ada yg dimulai Januari, sedangkan kita hanya beberapa bulan,” kilahnya, saat ditemui di Amik tadi malam (15/11). Selain itu, kontingen lain sering melakukan latih tanding untuk menambah kepercayaan diri. Sedangkan kita hanya satu kali. “Disini yang menjadi kendala,” tambahnya.
Meski demikian, pria yang masih menjabat sebagai penjabat Bupati Basel ini mengklaim tidak mau menyalahkan satu sama lain. Baik itu atlet, pelatih, KONI maupun juga pihak lainnya. Ia mengaku, hal ini akan menjadi pelajaran kedepan. Disinggung soal target yang lolos PON Jabar 2016, Huzarni mengaku KONI Babel menargetkan 5 orang. Namun, untuk IPSI sendiri hanya 2 orang. “Target kita dua, tapi kalau memang bisa lebih dari itu ya suatu mukjizat,” ucapnya. Ia berharap, kekalahan pada kategori laga ini bisa terobati dari kategori Tunggal, Ganda, Regu (TGR) yang mulai dipertandingkan hari ini (16/11).
Sementara itu, meski berhasil menambah lagi dua medali di Cabang Olahraga (Cabor) Atletik pada pelaksanaan hari ketiga Porwil Atletik di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Sabtu (14/11), tuan rumah Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) IX Sumatera tahun 2015, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung belum berhasil menjadi yang teratas dalam perolehan medali. Malah, Provinsi Serumpun Sebalai harus turun ke posisi tiga perolehan medali sementara di Cabor Atletik, setelah hari Jumat (13/11), sempat bertengger di posisi ke dua.
Dihari ketiga Porwil Cabor atletik, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil menyalip tuan rumah dan Sumatera Barat (Sumbar) sebagai peringkat pertama perolehan medali sementara. Dengan tambahan tiga medali emas Sumsel diperoleh dari nomor 100 meter gawang putra dan 4×400 meter estafet, serta dua perak, membuat Sumsel untuk sementara masih memimpin di puncak klaseman perolehan medali.
Sementara itu, di hari ketiga tuan rumah berhasil menambah 6 medali, dua medali emas dari sumbangkan dari Rohimayati pada nomor 100 meter Gawang Putri dan Laura Yuliandasa, Indah Mawarti, Rama Januarti, dan Rohimayati 4×400 meter Estafet. Satu medali perak atas nama Zahra Nurul Ilmi pada 1500 meter Putri dan tiga medali perunggu dari nomor Lompat Galah Putra,10.000 meter Putri, dan Lompat Jangkit Putri. Salah seorang atlet atletik tuan rumah peraih dua emas Porwil IX Sumatera, Rohimayati (28) mengaku sangat bersyukur dapat menyumbangkan medali bagi Babel. Selain mendedikasikan medalinya untuk Babel, Ia juga mempersembahkan untuk suami dan anaknya.”Kalau untuk estafet kita berempat tidak pernah latihan, makanya terharu banget dapat juara. Medali ini kita persembahkan untuk Babel dan untuk suami dan anak saya yang selalu mendukung di rumah,” kata Rohimayati.
Atlet asal Kota Pangkalpinang yang sehari-hari bertugas di Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Provinsi Babel ini optimis di hari terakhir pelaksanaan Provinsi Kepulauan Babel kembali akan menambah pundi-pundi emas, mengingat Ia kembali akan turun pada nomor Sapta Lomba, 800 meter Putri, dan 4×100 meter Putri.”Sapta lomba sih ditarget juga tapi kan hari ke dua besok masih ada 800 meter putri dan 4×100 meter putri. Yang di Sapta Lomba masih ada Lompat Jauh, Lempar Lembing, sama 800 meter Putri. Untuk itu, sebelum TC kita sudah persiapan,”ungkapnya. (rul/msi)