Bappelitbangda Beltim Mulai Susun RPJMD Berdasarkan Visi Misi Bupati Terpilih

by -
Bappelitbangda Beltim Mulai Susun RPJMD Berdasarkan Visi Misi Bupati Terpilih
Pembahasan penyusunan RPJMD yang mengacu pada visi misi Bupati Belitung Timur terpilih oleh tim Bappelitbangda. (Foto Istimewa)

belitongekspres.co.i, MANGGAR – Bappelitbangda Kabupaten Beltim telah memulai proses penyusunan RPJMD berdasarkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil pemilihan serentak tahun 2020. Beberapa koreksi yang mungkin terjadi hanya sebatas masalah kaidah bahasa perencanaan, namun tidak merubah tujuan visi dan misi Bupati terpilih.

“Terkait dengan visi misi Bupati terpilih, alhamdulillah setelah kami kaji di internal Bappelitbangda, visi misi pak Aan dan pak Khairil itu dapat terukur, sehingga kami menjadi lebih mudah dalam menyusun RPJMD. Tetap visi misi beliau waktu kampanye menjadi visi misi RPJMD yaitu Beltim Bangkit dan Berdaya,” ungkap Kepala Bappelitbangda Kabupaten Beltim, Bayu Priyambodo, Senin (1/25) kemarin.

Menurut Bayu, Bappelitbangda selaku OPD yang punya tanggungjawab menyusun dokumen pembangunan daerah telah maraton sejak Bupati terpilih diketahui. Bahkan sejak akhir Desember, Bappelitbangda sudah melaksanakan rapat-rapat kecil di bidang teknis maupun di pleno di level pimpinan.

“Kami memang sudah menyusun rancangan awal RPJMD. Visi dan misi sebelum program ada tujuan dan sasaran. Setiap sasaran punya indikatornya daerah. Indikator ini menjadi tanggungjawab daerah, pimpinan daerah dan menjadi rumah untuk program-program yang akan dilaksanakan oleh masing-masing perangkat daerah sesuai urusan yang mereka jalankan,” bebernya.

Bayu kembali menyampaikan Bappelitbangda sesuai tupoksi memiliki tugas pokok, menyusun dokumen pembangunan daerah yakni RPJPD, RPJMD dan RKPD. Dokumen RPJMD mengacu pada RPJPD dan dokumen RKPD mengacu ke RPJMD. “Jadi saling keterkaitan antara dokumen pembangunan daerah yang 20 tahunan, 5 tahunan maupun 1 tahunan,” kata Bayu.

Adapun hasil penyusunan dokumen berdasarkan visi misi Bupati terpilih akan segera disampaikan kepada Bupati terpilih beserta timnya untuk di diskusikan sebelum ditetapkan sebagai rancangan awal. Rancangan awal itu nanti minimal akan menjadi pegangan program prioritas yang mendukung visi misi Bupati terpilih setelah dilantik.

“Kami juga punya kewajiban membimbing perangkat daerah menyusun dokumen perencanaan perangkat daerah. Disana ada program strategis yakni renstra dan renja. Itu harus ngelink ke RPJMD maupun RKPD,” ujar Bayu.

“Alhamdulillah kita sudah punya sistem melalui SIPD maupun e planning yang support untuk menyusun dokumen perencanaan perangkat daerah. Nantinya pimpinan terpilih akan bisa memanggil kepala OPD dalam renstra guna memastikan mendukung sasaran mana, visi mana dan programnya apa saja, uangnya berapa. Jadinya renstra OPD harus menglink ke visi misi daerah,” ulasnya. (msi)