Basuri Bela Anak Buah

by -

*Minta Keadilan, Kirim Surat ke Kejagung

MANGGAR – Bupati Belitung Timur (Beltim), Basuri T Purnama, akan mengirimkan surat ke Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk meminta keadilan dan perlindungan hukum atas penahanan anak buahnya oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggar.

Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Beltim, yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi Dermaga Apung Pulau Ketapang tahun 2012,sebelumnya telah dititipkan ke lembaga pemasyarakatan (LP) Cerucuk Tanjungpandan, Belitung. Tersangka oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), akan ditahan untuk jangka waktu 20 hari ke depan.

Atas penahanan Plt Kepala DKB Beltim tersebut, Basuri hanya ingin meminta keadilan dan perlindungan hukum kepada Kejagung. Ia mengatakan, secara pribadi akan melakukan hal itu hanya untuk meminta pengusulan.

“Saya sangat setuju jika hukum ditegakkan, dan sangat setuju. Namun penegakan hukum yang betul-betul kepada orang yang punya niat jahat dan yang sudah merencanakan kejahatan dan kepada orang yang menikmati. Ini kan menyusahkan kepala dinas saya, kasihan dong orang yang tidak bersalah harus ditahan, hanya karena “penjahat” (kontraktornya), akhirnya (Tersangka-red) harus dijadikan tersangka. Seharusnya tangkap dulu penjahatnya,” ungkap Basuri saat kepada Belitong Ekspres, Rabu (5/8) kemarin.

Basuri kembali meminta keadilan atas kasus dugaan korupsi itu. Ia pun beranggapan kontraktor adalah “Penjahat”. Sebab, sudah ada niat dari awal untuk melakukan tipu muslihat dan akhirnya Plt Kepala DKP yang dijadikan korban.

Bukan hanya itu, Basuri juga mengatakan ada kasus anggota DPRD Beltim, berinisial FR yang  ikut ditahan beberapa waktu lalu. Menurut Basuri, sesuai dengan edaran Kejagung RI, bahwa dibawah Rp.50 juta tidak boleh diproses dan hanya diberikan pembinaan.Akan tetapi, malah akhirnya ditahan bersama tersangka dugaan korupsi lainnya.

“Padahal kejadian yang ada di mantan Kades Lenggang tersebut uang yang diterimanya bukan lah uang untuk pribadinya sendiri. Masyaraktpun sudah dikasih tahu, dan mereka (Masyarakat-red) ikhlas kok. Karena ada oknum yang meminta, eh ternyata juga jadi korban, padahal uang tersebut juga sudah dikembalikan,” kata Basuri.

Oleh karena itu, Basuri ingin mengirimkan surat ke Kejagung untuk meminta keadilan dan perlindungan hukum atas tersangka dugaan tipikor yang ada di Beltim saat ini.

Sebelumnya sudah ada empat tersangka dugaan tipikor berbeda yang ditahan oleh Kejari Manggar melalui JPU untuk 20 hari kedepan, sebelum dilanjutkan ke Pengadilan Negeri Tipikor di Pangkalpinang.

Keempat tersangka, yaitu DA yang terlibat kasus korupsi Pasar Lipat Kajang Manggar, FR dan YN kasus Proda Desa Lenggang, dan FE kasus Dermaga Apung Pulau Ketapang, FE. (feb)