Basuri-Fezzy Resmi Maju Pilkada

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

*SK Pengusungan Calon dari DPP Sudah Keluar

MANGGAR – Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), resmi mengusung Basuri T Purnama dan Fezy Uktolseja, sebagai bakal calon (Balon) bupati dan wakil bupati, pada pilkada serentak Desember mendatang.
Kepastian majunya pasangan balon tersebut, setelah DPP Nasdem mengeluarkan surat keputusan (SK) pengusungan Basuri sebagai calon Bupati dan SK DPP PDIP mengusung Fezy sebagai calon wakil bupati, untuk menghadapi pesta demokrasi serentak mendatang.
Hal itu disampaikan Sekretaris Partai DPD Nasdem Beltim, Oman Anggari, kepada Belitong Ekspres,Kamis (23/7) kemarin. Menurutnya, untuk pilkada Beltim 2015, Partai Nasdem dan PDIP Beltim sudah membulatkan tekat mengusung Basuri dan Fezzy sebagai balon Bupati
“Untuk koalisi Nasdem dan PDIP sudah pasti. Selain itu, Hanura juga ikut gabung, namun untuk SK pengusungan hingga kini juga belum keluar. Tapi mungkin, pada saat pendaftaran ke KPUD, mudah-mudahan SK-nya sudah keluar,” ungkap Oman.
Oman menegaskan, pengusungan Basuri dan Fezzy sudah final. Sebab, komposisi kursi di DPRD Beltim, partai nasdem memiliki 3 kursi dan PDIP 4 Kursi. “Ini sudah lebih dari cukup, sesuai persyaratan PKPU,” terangnya.
Kemudian mengenai pendaftaran , pihaknya juga sudah menyiapkan berkas-berkas sistem administrasi untuk pendaftaran ke KPUD dengan menggunakan aplikasi.
“Kita sudah menyiapkan dengan matang. Mudah-mudahan sampai tanggal 26 atau 27 Juli mendatang, sesuai kesepakatan kami akan rapat. Itu, secara administrasi, tidak berubah dan benar secara administrasi,” paparnya.
Ia menambahkan pada Jumat tanggal 24 Juli (hari ini-red) pihaknya akan menggelar rapat gabungan antara PDIP, Hanura, dan Nasdem, serta bakal Calon Bupati dan wakil Bupati.
“Nanti di rapat ini, kita akan menentukan kapan waktu pendaftaran. Kemudian, sesuai dengan PKPU, tanggal 26, 27, dan 28 Juli. Namun, yang paling vital sekali adalah masalah administrasi. Karena sistem administrasi sekarang, pengisisan datanya menggunakan aplikasi,” sebut Oman.
Aplikasi ini, lanjutnya, nanti akan diisi lalu diprint. Lantas, aplikasi tersebut akan ditandatangani oleh ketua umum.
“Ini sesuai dengan format PKPU. Tak bisa dengan format sendiri-sendiri. Jadi, yang kemarin ada SK, itu sifatnya hanya persetujuan dari DPP. Tapi bukan SK ini (dari DPP-red) yang dibawa ke KPUD. Karena, KPUD ada format khusus,” terangnya.
Terkait belum keluarnya SK dari Partai Hanura, menurut Oman, dirinya tidak tahu pasti apa penyebabnya.
“Ya, ini urusan internal partai Hanura. Yang pasti, kalau dari partai tertentu tidak ada SK dari DPP, dia (Partai-red), hanya bisa mendukung, tidak bisa mengusung. Kemudian, kalau mengusung harus dibawa ke KPUD, dan jika hanya mendukung, tidak perlu,” jelas Oman.
Akan tetapi, selaku Sekretaris DPD Partai Nasdem, ia berharap SK DPP dari Partai Hanura segera keluar, sehingga bisa mengusung bersama pasangan Basuri dan Fezzy.(feb)

banner 1200x200

Baca Juga:  Penyedia 200 Laptop Dituntut 10 Tahun Bui
Rate this article!
Tags:
author

Author: