Basuri Mendadak Kumpulkan SKPD

by -

MANGGAR – Para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di kabinet Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) dipanggil mendadak dan dikumpulkan oleh Bupati Beltim Basuri T Purnama di Ruang Rapat Bupati Beltim, Senin (23/2) sore, seusai jam pulang kerja kantor.

Para pimpinan SKPD ini dipanggil terkait pelaksanaan proyek tahun anggaran 2015, baik fisik maupun jasa di Kabupaten Beltim khususnya proyek-proyek yang tidak menggunakan proses lelang/tender atau Penunjukkan Langsung (PL). Orang nomor satu di Kabupaten Beltim ini ingin mengetahui jumlah proyek PL dan  anggaran yang ada di setiap SKPD serta perusahaan mana atau siapa  yang diberikan proyek tersebut.

Basuri, tidak ingin kecolongan ada oknum bawahannya yang bermain proyek atau bekerjasama dengan oknum di luar Pemkab Beltim lainnya untuk mendapatkan imbalan/ fee dari proyek-proyek PL.

“Saya minta hari Jum’at (27/2) besok paling lambat, masing-masing SKPD sudah mengumpukan daftar proyek-proyek PL tertulis yang ada di SKPD baik yang sudah terlaksana ataupun belum kepada saya. Saya ingin tahu SKPD mana yang jujur dan perusahaan mana serta siapa saja yang memperoleh proyek PL di SKPD,” pinta Basuri.

Ia sangat menyayangkan jika proyek-proyek PL disalahgunakan oleh oknum tertentu untuk kepentingan kantong pribadinya. Padahal ujarnya PL dapat membantu bagi pengusaha atau kontraktor lokal yang baru berdiri untuk dapat berkembang dan melindungi dari persaingan dengan kontraktor luar yang sudah mapan.

“Saya mendukung adanya proyek PL ini karena dapat membantu serta melindungi kontraktor lokal kita. Tapi kalau ada permainan dan kongsi-kongsi dengan pihak tertentu, malah jadi negatif. Kalau fee proyek sudah diminta 10-20 persen gimana proyek bisa bagus, malah-malah yang ada kualitas proyek jadi bobrok semua,” kata Basuri.

Basuri menegaskan akan mencopot jabatan bawahannya jika terbukti tidak jujur, ada yang bermain proyek atau sengaja kong-kaling kong memberikan proyek dengan pihak-pihak lain dengan imbalan fee dan lain sebagainya. Ia juga mempersilahkan kepada masyarakat umum yang memiliki bukti terkait proyek PL untuk mengadu kepadanya.

“Kita harus terbuka lah. Tidak bisa begitu lagi, ini masalah kualitas pekerjaan. Kalau proyek sudah dicukai mana bisa berkualitas. Kalau ada yang tidak mau terbuka sama saya, dan saya akan copot,” tegas Basuri.

Menurut data rekapitulasi proyek yang ada di Sistem Informasi Rencana Umum Pengadan (SiRUP) Kabupaten Beltim, per 23 Februari 2015, total proyek yang ada di Kabupaten Beltim mencapai 1.647 proyek, dengan paket penyedia mencapai 951 proyek dan kegiatan swakelola sebanyak 696 proyek. Sedangkan total anggaran (PAGU) keseluruhan mencapai Rp 336.745.000.000. (feb)