Basuri Minta Jokowi Bantu Promosi

by -

*Dengan Ikon Batu Satam dan Kinyang

MANGGAR-Bupati Belitung Timur (Beltim), Basuri T Purnama, berharap kepada Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo (Jokowi) bisa dan mau mempromosikan Batu Satam dan batu Kinyang asal Belitung. Karena itu, Bupati sengaja memberikan hadiah kepada Presiden dan Ibu Negara Iriana batu satam dan batu kinyang. Penyerahan hadiah ini dilakukan di sela-sela kegiatan pembagian “Kartu Sakti” oleh Presiden di Pantai Serdang, Sabtu (20/6), pekan lalu.
Basuri mengatakan, batu satam dan batu kinyang adalah batu khas dari daerah Pulau Belitung Basuri berharap ketika Jokowi memakai batu tersebut, maka harga batu asal Belitung ini bisa naik di pasaran. “Saya berharap batu satam dan batu kinyang bisa mahal. Sehingga meningkatkan ekonomi kreatif dari Belitung Timur ini,” ungkap Basuri.
Bukan hanya Jokowi, tapi juga Iriana Jokowi juga mendapat batu yang sama dari Ibu Linda Basuri. Keduanya disematkan cincin batu khas daerah tersebut. Mendapat cincin tersebut, Jokowi dan Iriana pun tersenyum, sembari memamerkan kedua batu itu kepada, tamu undangan, warga dan awak media.
Selain memberikan cincin batu satam dan batu kinyang dari Belitung, Basuri juga mempromosikan dan memberikan batuan lampu petromak pada nelayan yang bahan bakarnya dari air asin atau air laut.  Secara simbolis Jokowi pun memberikan bantuan lampu tersebut kepada perwakilan nelayan.
Usai menerima Batu Satam dan Batu Kinyang serta menyerahkan lampu bantuan kepada nelayan, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana serta rombongan menuju bandara HAS Hanandjoeddin untuk melanjutkan kunjungannya ke Bangka.
Menuju jalan pulang Jokowi sempat melambaikan dan bersalaman sekaligus memberikan bingkasan buku tulis dan juga kaos kepada anak anak dan warga  kepada warga Beltim yang sejak pagi sudah berdesakan memadati Pantai Serdang.
Basuri usai dikunjungi Presiden, mengatakan, dirinya sangat bersyukur karena dari Republik Indonesia “Merdeka” dan baru kali ini, ada Presiden yang mampir ke Manggar dan muter melintas jalan rumah Ahok (Basuki T Purnama Gubernur DKI Jakarta-red), dan terutama jalan di Kecamatan Gantung.
“Saya merasa bersyukur pak Presiden sudah datang, dan bayangkan dari kita merdeka baru kali ini ada Presiden yang bisa hadir ke Manggar. Gak jadi Beliau (Jokowi-red) mampir ke rumah orangtua Ahok di Kecamatan Gantung, karena sudah kelewat sore. Dan akhirnya Pak Jokowi tak sempat mampir ke rumah, hanya muter lewat Kecamatan Gantung,” tandas Basuri.(feb)