Bawaslu Beltim Berikan Penguatan Kualitas SDM Hingga ke Panwaslu Desa

by -
Bawaslu Beltim Berikan Penguatan Kualitas SDM
Kegiatan penguatan kapasitas SDM jajaran Bawaslu, Senin (23/11).

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Bawaslu Kabupaten Beltim mempersiapkan kompetensi kualitas jajarannya, dengan melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas SDM Panwaslu Kecamatan dan Panwaslu Desa se-Kabupaten Beltim. Kegiatan Bimtek dilaksanakan di ruang pertemuan Kafe Fega Manggar, Senin (23/11).

Ketua Bawaslu Beltim Wahyu Epan Yudhistira menjelaskan, dalam Pilkada 2020 Panwaslu Desa wajib bersikap tidak diskriminatif menjalankan tugas dan wewenangnya. Mereka menyampaikan laporan kepada Panwas Kecamatan berkaitan dengan adanya dugaan tindakan, yang mengakibatkan terganggunya tahapan penyelenggaraan pemilihan di tingkat Desa.

“Tugas mereka menyampaikan temuan dan laporan kepada Panwas Kecamatan, berkaitan dengan adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PPS dan KPPS, yang mengakibatkan terganggunya penyelenggaraan tahapan Pemilihan di tingkat Desa. Menyampaikan laporan pengawasan atas tahapan penyelenggaraan Pemilihan di wilayah kerjanya kepada Panwas Kecamatan, dan melaksanakan kewajiban lain yang diberikan oleh Panwas Kecamatan,” terang Wahyu Epan.

Selain itu, Epan menguraikan tugas dan wewenang Panwaslu Desa, meliputi mengawasi tahapan penyelenggaraan Pemilihan di tingkat Desa. Kemudian, menerima laporan dugaan pelanggaran, terhadap tahapan penyelenggaraan Pemilihan yang dilakukan oleh Penyelenggara Pemilihan. Lalu, meneruskan temuan dan laporan dugaan pelanggaran, terhadap tahapan penyelenggaraan Pemilihan kepada instansi yang berwenang.

“Mereka juga menyampaikan temuan dan laporan kepada PPS dan KPPS untuk ditindaklanjuti. Memberikan rekomendasi kepada yang berwenang, atas temuan dan laporan tentang adanya tindakan yang mengandung unsur Tindak Pidana Pemilihan, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, Mengawasi pelaksanaan sosialisasi penyelenggaraan Pemilihan, dan Melaksanakan tugas dan wewenang lain yang diberikan oleh Panwas Kecamatan,” ulasnya.

Lebih lanjut Epan mengatakan, tujuan dari pelaksanaan bimbingan teknis kepada Panwaslu kecamatan dan panwaslu desa se-Kabupaten Beltim sebagai upaya tolak ukur untuk memastikan kapasitas dan integritas pengawas pada saat pelaksanaan tugasnya. Bukan hanya memadai tapi cukup untuk untuk menjalankan tugas dengan seoptimal mungkin.

“Itu juga menjadi upaya serius, dan tolak ukur kita untuk memastikan jajaran kita secara kompetensi dan integritas itu sudah memadai, itu yang menjadi konsen. Termasuk juga membahas soal-soal yang berkenaan dengan isu-isu, atau situasi kondisi tertentu, yang ada di sekitar wilayah masing-masing berkenaan dengan potensi untuk meminimalisir potensi politik uang. Termasuk juga hal-hal yang berkenaan dengan potensi-potensi lain yang bersangkutan dalam hal pemungutan dan penghitungan suara nantinya,” tandasnya. (dny)